> >

PM Pakistan Imran Khan Enggan Bicara China-Muslim Uighur, tapi Embuskan Tekanan India ke Kashmir

Kompas dunia | 21 Juni 2021, 20:39 WIB
Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan. (Sumber: AP Photo)

Khan pun menegaskan pihaknya menghormati apa yang dilakukan China dan apa pun isu di antara mereka akan dibicarakan di balik pintu.

Ia juga menyebutkan China sebagai salah satu teman baik Pakistan di masa yang sulit.

“Ketika kami tengah berjuang dan ekonomi kami dalam bahaya, mereka membantu kami,” tuturnya.

Tak ayal ucapan Khan itu melahirkan kritikan yang ditujukan kepadanya.

Baca Juga: Tabrakan Beruntun 15 Kendaraan Akibat Badai Claudette di Alabama AS, 12 Tewas, Termasuk 10 Anak-anak

Salah satunya berasal dari jurnalis terkenal Mehdi Hasan, yang menyebut wawancara itu sangat menyakitkan untuk disaksikannya.

“Ini sangat menyakitkan untuk dilihat. Imran Khan bersikeras Muslim Uighur di Xinjiang tak dipersekusi karena ia berteman dengan Pemerintah China yang mengatakan mereka tak melakukannya (persekusi),” cuit Hasan di Twitter.

Di India, sejumlah orang menuduhnya telah menjual diri ke China, dan menegaskan Khan tak akan pernah dianggap sosok penting.

Tawarannya untuk berbicara jika India mengembalikan status spesial Kashmir juga disebut sebagai aksi untuk menonjolkan diri.

Penulis : Haryo Jati Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU