> >

Usai Ditahan 16 Tahun Tanpa Dakwaan, Tahanan Tertua di Penjara Guantanamo Akhirnya Dibebaskan

Kompas dunia | 18 Mei 2021, 08:42 WIB
Saifullah Paracha (73), tahanan tertua asal Pakistan di Guantanamo. (Sumber: AP Photo)

WASHINGTON, KOMPAS.TV – Tahanan tertua di Penjara Guantanamo, seorang lelaki Pakistan berusia 73 tahun, diputuskan untuk dibebaskan setelah 16 tahun dipenjara. Melansir Associated Press pada Selasa (18/5/2021), keputusan pembebasan ini diberikan pada Senin (17/5/2021).

Saifullah Paracha, yang ditahan karena dicurigai terkait dengan jaringan teroris Al-Qaeda namun tak pernah didakwa melakukan kejahatan, dibebaskan bersama dua orang lainnya.

Pengacara Paracha, Shelby Sullivan-Bennis, menyatakan, pemberitahuan pembebasan kliennya tidak disertai alasan rinci keputusan tersebut. Pemberitahuan pembebasan itu, terang Sullivan-Bennis, hanya mencantumkan bahwa Paracha “bukan lagi merupakan ancaman” bagi Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Biden Menang, Bagaimana Nasib Para Tahanan Guantanamo?

Pengumuman ini tidak lantas berarti pembebasan Paracha akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, ini merupakan langkah penting sebelum pemerintah AS menegosiasikan perjanjian repatriasi dengan Pakistan untuk memulangkan Paracha.

Pemerintahan AS di bawah Presiden Joe Biden telah menyatakan niatnya untuk melanjutkan upaya menutup penjara yang terletak di pangkalan militer AS di Kuba itu, sebuah upaya yang dihentikan selama masa pemerintahan Presiden Donald Trump.

Kantor penjara Guantanamo yang hendak ditutup Presiden AS Joe Biden. (Sumber: AP Photo)

Menurut Sullivan-Bennis, Paracha tampaknya akan dipulangkan ke Pakistan dalam beberapa bulan ke depan.

“Pakistan menginginkannya kembali, dan sepanjang pemahaman kami, tidak ada hal yang menghalanginya untuk kembali,” katanya.

Baca Juga: Ini Sosok Hambali, Tokoh Jamaah Islamiyah Asal Cianjur yang Belasan Tahun ditahan di Guantanamo

Juru bicara Departemen Pertahanan AS belum berkomentar tentang keputusan pembebasan Paracha.

Penulis : Vyara Lestari Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU