> >

Rekor Baru Infeksi Covid-19 di Thailand, Sehari Capaiannya Tembus Hingga 1.300 Kasus

Kompas dunia | 14 April 2021, 17:03 WIB
Seorang pria melakukan tes Covid-19 di Bangkok, Thailand, pada 14 Maret 2021. (Sumber: Associated Press)

BANGKOK, KOMPAS.TV - Pihak Thailand melaporkan, lebih dari 1.300 infeksi Covid-19 pada hari Rabu (14/4/2021) ini.

Rekor baru ini menambah tekanan pada pemerintah untuk mempercepat upaya vaksinasi di negara gajah putih tersebut.

Sebanyak 1.335 infeksi baru, membuat jumlah kasus baru menjadi hampir 7.000 sejak 1 April lalu.

Baru-baru ini ditemukan sebuah cluster yang terkait dengan klub malam dan bar di pusat kota Bangkok.

Sebagian besar kasus baru yang dilaporkan Rabu terjadi lagi di Bangkok, tetapi juga mengalami peningkatan yang signifikan di provinsi Chiang Mai dan Provinsi Prachuap Khiri Khan.

Baca Juga: Menikah di Negara Sendiri, Pasangan Gay Thailand Heran Kenapa Dihujat Warganet Indonesia

Banyak dari infeksi baru adalah varian virus yang lebih menular pertama kali ditemukan di Inggris.

Selain itu, penyebab infeksi baru melonjak adalah karena diadakannya festival Songkran, atau Tahun Baru Thailand.

Thailand telah melaporkan hanya 35.910 infeksi dan 97 kematian sejak pandemi dimulai, namun telah memvaksinasi kurang dari 1% dari populasinya.

“Tingkat vaksinasi di Thailand sangat rendah, bahkan terlalu rendah untuk menjadi pencegahan yang efektif. Dan pada akhirnya kita mungkin melihat sistem perawatan kesehatan negara itu gagal jika jumlah infeksi terus meningkat dengan cepat, '' kata Rewat Wisutwet, Wakil Ketua Partai Politik Oposisi Sereeruamthai dan Mantan Pejabat Kementerian Kesehatan Thailand, seperti dikutip dari The Associated Press.

"Pemerintah harus mencari uang untuk dibelanjakan untuk vaksin dan melakukannya dengan cepat," tutur Rewat.

Dia mengatakan, menunggu lonjakan vaksinasi pertengahan tahun seperti yang direncanakan saat ini akan terlambat.

Baca Juga: Thailand Buka Pariwisatanya Kembali Mulai Juli 2021, Ini 5 Peraturan Wajib bagi Turis Asing

Sejauh ini, Thailand telah menggunakan pasokan vaksin dari Sinovac dan AstraZeneca yang relatif kecil.

Mereka berencana untuk mulai memproduksi dan mendistribusikan vaksin AstraZeneca dengan pabrik lokal pada pertengahan tahun.

Bahkan, Thailand telah memesan dosis yang cukup untuk sekitar setengah dari hampir 70 juta penduduknya.

Menurut Kementerian Kesehatan Thailand, sekitar 6 hingga 10 juta dosis vaksin AstraZeneca akan mulai tiba setiap bulannya, mulai Juni hingga seterusnya.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU