> >

Penggemar Elon Musk, Bocah 7 Tahun Ini Gemparkan Uganda dengan Kemampuan Terbangkan Pesawat

Kompas dunia | 25 Desember 2020, 21:54 WIB
Graham Shema, bocah 7 tahun dari Uganda yang mampu menerbangkan pesawat. (Sumber: REUTERS/ELIAS BIRYABAREMA via DW INDONESIA dan Kompas.com)

ETEBBE, KOMPAS.TV - Seorang bocah berusia 7 tahun menggemparkan dunia penerbangan Uganda dengan kemampuannya menerbangkan pesawat.

Bocah bernama Graham Shema mampu menunjukkan pengetahuannya mengenai pesawat terbang.

Dia juga memperlihatkan keterampilannya yang semakin berkembang dalam menerbangkan pesawat.

Baca Juga: Tradisi Natal yang Unik dan Aneh di Beberapa Negara, di Jepang Pasti Bikin Kamu Ingin Meniru

Dia pun menjadi sensasi di Uganda dan pada namanya ditambahkan gelar kapten.

Duta Besar Jerman dan Menteri Transportasi Uganda sampai mengundangnya untuk bertemu.

Bocah yang juga seorang siswa dan menyukai matematika serta saintersebut telah tiga kali berlatih mengendarai pesawat Cessna 172.

Baca Juga: Trump Lontarkan Ancaman ke Iran Seusai Kedutaan Besar AS di Irak Diserang Roket

Shema pun mengungkapkan dirinya bercita-cita menjadi seorang pilot dan astronot dan ingin pergi ke Planet Mars.

Shema juga mengungkapkan dirinya sangat mengagumi CEO Tesla, Elon Musk.

“Panutan saya adalah Elon Musk. Saya menyukainya karena ingin blajar darinya mengenai angkasa, pergi ke sana dan bisa berjabat tangan,” ujar Shema dikutip dari Reuters.

Musk merupakan pendiri SpaceX dan perusahaan roket swasta yang sudah meluncurkan dua roket ke orbit dan berharap suatu hari nanti bisa mengirim manusia ke Mars.

Baca Juga: Politikus Ini Bunuh Anaknya dengan Barbel dan Menguburnya di Beton Rumah, Alasannya Sepele

Keingintahuan Shema dalam dunia penerbangan sebenarnya dipicu peristiwa yang cukup aneh.

Saat berusia 3 tahun, sebuah helikopter polisi terbang begitu rendah ke tana sehingga menghancurkan atap rumah neneknya di pinggiran Ibu Kotra Uganda, Kampala.

“Itu memicu sesuatu di benaknya,” kata ibu Shema, Shamim Mwanaisha, yang merupakan seorang agen perjalanan.

Baca Juga: Boko Haram Lakukan Serangan di Malam Natal, 7 Orang Tewas

Sejak itu, Shema selalu bertanya kepadanya mengenai cara kerja pesawat. Hal itu membuat sang ibu menghubungi sekolah penerbangan lokal.

Di sana, Shema mulai belajar tentang suku cadang pesawat dan kosakata penerbangan.

Setelah lima bulan kursus, Mwanaisha pun membayar pelajaran terbang praktis untuk putranya, yang akhirnya membuat Shema menjadi sosok yang mengejutkan di negaranya.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU