> >

Sadis, Youtuber Ini Siksa Pacarnya yang Hamil di Suhu Beku hingga Meninggal

Kompas dunia | 5 Desember 2020, 15:29 WIB
Youtuber Stas Reeflay melakukan siaran langsung dengan menyiksa pacarnya di kedinginan mencapai titik beku hingga meninggal. (Sumber: Youtube)

MOSKOW, KOMPAS.TV - Seorang Youtuber ditangkap polisi seusai menyiksa pacarnya yang hamil di suhu beku hingga meninggal dan menyiarkannya secara langsung,

Youtuber asal Rusia, Stanislav Reshetnikov, yang memiliki panggilan Stas Reeflay, memaksa pacarnya hanya mengenakan pakaian dalam untuk berada di tempat yang mengalami dingin mencapai suhu beku.

Aksi tersebut dilakukan Reeflay dan pacarnya, Valentina Grigoryeva atau Valya setelah seorang penonton membayarnya 1.000 dolar AS atau setara Rp14 juta.

Baca Juga: Joe Biden Tak Akan Paksa Warga AS untuk Gunakan Vaksin Covid-19

Seperti dikutip dari New York Post, Reeflay merekam pacarnya di balkon rumah mereka lewat siaran langsung di daerah pedesaan Ivanovka, di dekat Moskow.

Padahal Valya ketika itu diketahui sedang hamil. Reeflay bahkan tetap merekam meski Valya terlihat sudah sekarat.

“Valya apa kamu masih hidup,” katanya saat tengah merekam.

Baca Juga: Pernyataan Kontroversial Erdogan, Sarankan Prancis Singkirkan Macron

“Kelinciku ada apa denganmu? Valya! Valya! Sial, kami terlihat seperti sudah mati. Kelinciku ayolah katakana sesuatu. Aku khawatir. Saya tak merasakan detak jantungnya,” ucapnya tegang.

Refflay yang terlihat ketakutan langsung berteriak kepada para pengikutnya. Dia pun terus berharap Valya bangun.

Baca Juga: Ajukan Banding Karena Selundupkan Narkoba ke Penjara, Hukuman Sipir Ini Malah Ditambah

“Kawan-kawan tidak ada detak nadinya. Dia tak bernapas,” ujarnya saat itu. Valya diperkirakan meninggal karena hipotermia.

Akibatnya, Refflay pun terancam hukuman dua tahun hukuman pernjara, jika forensik menyatakan hipotermia sebagai penyebab kematian Valya.

“Informasi mengenai kemungkinan tindakan melanggar hukum yang dilakukan oleh pemuda itu terhadap jasad yang ditemukan di rumahnya akan diperiksa,” buni pernyataan dari Komite Investigasi Rusia.

Perwakilan Youtube menyayangkan insiden yang terjadi. Mereka menegaskan bahwa hal seperti itu tak boleh terjadi lagi.

Baca Juga: Peringatan Hari Ulang Tahun Raja Bhumibol Adulyadej, 30.000 Napi di Thailand Diberi Pengampunan

“Kami kaget mempelajari bahwa ada insiden tragis ini. Konten seperti ini tak bisa diterima oleh Youtube,” tuturnya kepada Mirror.

Reefly sendiri memang kerap melakukan hal gila dalam siarannya jika mendapatkan bayaran.

Dalam siaran sebelumnya, dia sempat menyemprot Valya dengan semprotan merica.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU