> >

Pengakuan Rekan Trump, Kim Jong-Un Kirim Perahu Penuh Suara untuk Curangi Pemilihan Presiden AS

Kompas dunia | 4 Desember 2020, 22:24 WIB
Petahana Presiden AS, Donald Trump. (Sumber: AP Photo)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Sebuah fakta mengejutkan diungkapkan oleh teman Donald Trump, Roger Stone, terkait pemilihan Presiden AS.

Dia mengungkapkan bahwa Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un turut ikut campur dalam Pilpers AS bulan lalu.

Stone mengungkapkan bahwa Kim Jong-un mengirimkan perahu penuh suara untuk ikut mencurangi pemilihan tersebut.

Baca Juga: Veteran PD II Berusia 104 Tahun Berhasil Sembuh dari Covid-19

Dia menegaskan dirinya menemukan bukti mutlak adanya perahu Korea Utara yang bersandar di Pelabuhan AS

“Saya menemukan bukti tak terbantahkan adanya perahu Korea Utara yang membawa suara di Pelabuhan Maine,” ujarnya di acara The Alex Jones Show dikutip dari The Sun.

“Jika terbukti, aparat hukum bisa melihatnya, dan hal itu akan menjadi bukti keterlibatan pihak asing dalam pemilihan tersebut,” tambahnya.

Baca Juga: Angka Kematian Covid-19 di AS dalam Sehari Capai 2.804 Jiwa, Donald Trump Pilih Bungkam

Pejabat pemilihan dari Negara Bagian Maine hingga saat ini masih belum memberikan komentar terkait tuduhan itu.

Stone, yang merupakan mantan penasihat Trump menjadi salah satu orang terdekat sang petahana untuk tak mengakui kekalahannya.

Dia bahkan menyarankan Trump untuk mendekati militer dan memberlakukan darurat militer ketimbang menyerah.

Baca Juga: Wow, Adolf Hitler Menang Pemilihan Umum di Namibia

“Saya pikir presiden harus memiliki semua opsi di atas meja tentang bagaimana dia harus bergerak maju,” katanya.

“Satu hal yang tidak bisa dia lakukan adalah mundur. Dia memiliki kekuatan yang kuat untuk melawannya,” tambah Stone.

Trump memang menyerukan adanya kecurangan pada pemilihan Presiden AS, yang membuatnya kalah dari Joe Biden.

Baca Juga: Jenazah Ini Dilarang Hadiri Pemakamannya Sendiri, Alasannya mengejutkan

Pernyataan Stone itu tampaknya menjadi salah satu jalan untuk memuluskan tuduhan Trump mengenai adanya kecurangan.

Tetapi, hal itu menjadi kontradiksi karena Trump selama ini dikenal memiliki kedekatan dengan Kim Jong-un.

Apalagi, presiden berusia 74 tahun itu sempat mengungkapkan dirinya jatuh cinta kepada Kim Jong-un.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU