> >

Bom Meledak di Pesantren Saat Ulama sedang Ceramah, 7 Santri Dilaporkan Tewas

Kompas dunia | 27 Oktober 2020, 16:47 WIB
Polisi dan petugas penyelamat tengah memeriksa lokasi ledakan bom di madrasah di Peshawar, Pakistan, Selasa (27/10). (Sumber: AP Photo/Muhammad Sajjad)

PESHAWAR, KOMPAS TV - Sebuah serangan bom terhadap sebuah pesantren di pinggir kota Peshawar Pakistan Selasa (27/10/2020) menewaskan 7 santri dan melukai setidaknya 70 orang lainnya, demikian dilaporkan Associated Press mengutip pejabat kepolisian setempat. 

Serangan bom itu terjadi pada saat seorang ulama terkemuka setempat, Rahimullah Haqqani, sedang berceramah di depan sekitar 500 santri pesantren Jamiah Zubairia.

Pejabat kepolisian setempat, Waqar Azim seperti dilaporkan AP menuturkan, penyelidikan awal menunjukkan bom meledak hanya beberapa menit setelah seseorang meninggalkan tas di pesantren tersebut. 

Baca Juga: Warga Jepang Korban Bom Atom Desak Pemerintah Ratifikasi Perjanjian Larangan Senjata Nuklir PBB

Rekaman TV menunjukkan aula pesantren yang rusak berantakan akibat ledakan bom. 

Selain menewaskan 7 santri, tercatat beberapa santri dalam kondisi kritis dengan pihak rumah sakit kuatir jumlah santri yang tewas dapat meningkat.

Selain memakan korban para santri, pihak berwenang di Peshawar melaporkan sejumlah ustaz dan staf pesantren ikut terluka berat dalam serangan itu. 

Selain santri asal Pakistan, sejumlah santri asal Afghanistan dilaporkan juga ikut menjadi korban luka berat akibat serangan bom. 

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengutuk pemboman itu dan meminta pihak berwenang untuk memastikan bantuan medis terbaik kepada para korban.

Baca Juga: Kawal Pengamanan Kunker Jokowi ke Bombana, 5 Polisi Polda Sulawesi Tenggara Jatuh ke Jurang

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU