> >

Makan Daging Manusia di Taman Nasional AS, Beruang Ini Ditembak Mati

Kompas dunia | 14 September 2020, 18:37 WIB
Ilustrasi Beruang. (Sumber: AP Photo)

CAROLINA UTARA, KOMPAS.TV - Seekor beruang di Taman Nasional Pegunungan Great Smoky, Carolina Utara, Amerika Serikat (AS) harus ditembak mati, Jumat (11/9/2020).

Beruang tersebut diyakini telah memakan daging manusia, setelah ditemnukan sisa-sisa jasad manusia di sebuah tempat kemah di area Hazel Creek Trail.

Seperti dikutip Mirror, penjaga hutan Taman Nasional mengungkapkan beruang tersebut ditemukan dekat sisa-sisa jasad itu.

Baca Juga: Swedia Tekan Laju Covid 19 Tanpa Lockdown, Bagaimana Caranya?

Dia dikabarkan telah memakan daging dari sisa-sisa jasad tersebut. Sebelumnya di Taman Nasional itu dikabarkan ada pendaki yang hilang.

Pencarian dilakukan setelah seorang pendaki menemukan tenda yang tak terpakai area kemah 82.

Pendaki itu langsung melaporkan temuannya tersebut kepada pihak penjaga hutan.

Baca Juga: Yoshihide Suga Terpilih Sebagai Perdana Menteri Jepang

Ketika tiba di area kemah 82, penjaga hutan mengonfirmasikan bahwa sisa-sisa jasad yang ditemukan adalah seorang pria.

Mereka juga menegaskan telah menembak mati beruang yang memakan daging dari jasad tersebut.

Identitas dari jasat tersebut saat ini belum dirilis, namun dia berasal dari luar negara bagian Carolina Utara. Penyebab kematiannya pun masih belum diketahui.

“Penjaga htan saat ini tengah berusaha memberitahu keluarganya. Penyebab kematian belum diketahui dan kasus ini masih diinvestigasi,” bunyi pernyataan resmi dari Taman Nasional.

Baca Juga: Duta Besar Amerika Serikat untuk China Terry Branstad Mundur, Apa Alasannya?

Area Hazel Creek Trail antara Cold Springs Gap Trail dan Welch Ridge Trail saat ini ditutup untuk investigasi lebih lanjut.

Di Taman Nasional Pegunungan Great Smoky, populasi beruang masih cukup banyak dan beberapa kali menyebabkan insiden.

Pada 2015 lalu, seorang pendaki berusia 16 tahun terluka parah seusai diserang oleh beruang di area taman nasional.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU