> >

Pertamina Beber Tanda-tanda Gas Elpiji 3 Kg yang Sebaiknya Tidak Dibeli Masyarakat

Tips, trik, dan tutorial | 1 November 2021, 08:13 WIB
Pekerja mengisi gas saat mengecek ketersedian BBM dan LPG di Stasiun Pengisian Bahan Bakar LPG Makassar di kawasan Terminal BBM Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (7/5/2021). (Sumber: Kompas.tv/Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pertamina sebut tanda-tanda tabung Bahan bakar LPG (Liquid Petroleum Gas) berukuran 3 Kg yang sebaiknya tidak dibeli karena membahayakan. Salah satunya, tanda segel atau seal pada tabung.

Segel atau seal pada tabung gas berfungsi untuk menutup valve tabung gas yang sudah terisi penuh. Belilah gas elpiji yang memiliki segel atau seal utuh dan waspadai jika segel rusak.

Selain hanya segel, pembeli juga ternyata perlu memperhatikan warna warna segel pada tabung gas tersebut. 

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan bahwa warna segel biru dan merah merupakan segel yang asli dari Pertamina.

Dia menjelaskan bahwa segel merah bukan palsu, seperti yang pernah ramai pada 2019. Segel tabung sendiri umumnya ada dua jenis, yakni seal cap dan plastic wrap.

“Seal cap digunakan menutup valve tabung LPG yang sudah diisi, di mana warnanya sesuai dengan stasiun pengisian di wilayah tertentu. Plastic wrap merupakan plastik yang menutupi seal cap sebagai identitas agen untuk pendistribusian tabung LPG 3 kg,” ujarnya dilasir dari Grid.id, Sabtu (30/10/2021).

Baca Juga: Pasokan Gas Elpiji 3 Kilogram di Banjarmasin Alami Kelangkaan

Tanda lain adalah soal harga. Untuk harga juga berkaitan dengan tempat pembelian. Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji 3 kh disesuaikan dengan HET setiap wilayah.

Namun, beberapa pengecer menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dari HET. 

Fajriyah merekomendasikan untuk membeli tabung gas di agen dan pangkalan resmi untuk mendapatkan harga terbaik dan kualitas barang yang terjamin.

Penulis : Hedi Basri Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Grid.id


TERBARU