> >

Penyesalan Nurul Arifin soal Kematian Maura Magnalia, Meminta sang Anak Cari Kerja

Selebriti | 27 Januari 2022, 10:55 WIB
Penyesalan Nurul Arifin soal putrinya, Maura Magnalia, yang meninggal dunia Selasa (25/1/2022). (Sumber: Instagram)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Wakil Ketua Umum Golkar Nurul Arifin mengungkapkan penyesalan soal meninggalnya sayng putri, Maura Magnalia.

Diketahui, Maura Magnalia meninggal karena henti jantung, Selasa (25/1/2022). Buntut dari kelelahan dan tak tidur berhari-hari. Sebelum berpulang, Maura tengah mempersiapkan wisuda S2-nya dan melamar pekerjaan hingga mengalami kelelahan.

Nurul Arifin mengungkapkan bahwa dialah yang meminta Maura untuk mencari pekerjaan. Hal tersebut dilakukannya agar sang putri mendapatkan wawasan yang lebih luas, khususnya di dunia kerja.

Baca Juga: Terungkap! Obrolan Terakhir Nurul Arifin dengan Maura Magnalia: Mom, Aku Capek

“Saya bilang kalau dia kuliah terus enggak akan kerja nanti, kalau enggak kerja, kapan belajar hal lain,” ungkap Nurul Arifin di kawasan Cinere, Depok, mengutip Tribunnews.

Politikus senior ini mengaku menyesal meminta Maura mencari pekerjaan. Padahal, kata Nurul, Maura lebih suka belajar.

“Dia memang lebih suka belajar yaa, saya agak nyesel ya mendorong dia kerja,” tambahnya.

Disinggung soal cita-cita putri sulungnya tersebut, Maura Magnalia memiliki cita-cita untuk menjadi dosen. Bahkan, sebelum pandemi menerjang, Maura kerap mengajar ekstrakurikuler di bidang sains.

“Sukanya ngajar. Dia cita-citanya mau jadi dosen kan gitu,” ungkapnya.

Mendiang Maura Magnalia pun kini dikenang sebagai sosok yang cerdas berkat keuletannya untuk terus belajar.

Kemauan dan semangat kerja yang tinggi ini sayangnya membuat Maura kewalahan dan kelelahan. Dua hari sebelum berpulang, Maura sempat mengeluh kepada ibunya.

“Dua malam sebelum berpulang dia datang ke kamar saya. Dia bilang, ‘Mom, I am tired (Mom, aku capek)’,” cerita Nurul Arifin.

Baca Juga: Fakta Meninggalnya Maura Magnalia Anak Nurul Arifin, Henti Jantung hingga akan Dimakamkan Hari Ini

Rasa lelah yang dialami Maura juga merupakan buntut dari kekecewaan karena tidak bisa memenuhi harapan orang tua.

Meski demikian, kini Maura sudah menemukan tempat peristirahatannya yang terakhir dan tak lagi merasakan lelah.

Penulis : Fiqih Rahmawati Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV/Tribunnews


TERBARU