> >

Ini Penyebab Anang Hermansyah Alami Batu Ginjal hingga Kecing Berdarah

Selebriti | 24 Juni 2021, 16:42 WIB
Ashanty mengungkapkan awal mula Anang Hermansyah alami batu ginjal. (Sumber: KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Penyanyi Anang Hermansyah baru saja menjalani operasi pergantian selang dan pengangkatan batu ginjal yang telah dideritanya sejak lama.

Kabar ini diinformasikan oleh sang istri, Ashanty, yang mengatakan bahwa sebelum melakukan pergantian selang, Anang sempat mengalami kencing berdarah.

Ia lantas membawa Anang ke rumah sakit dan dokter memutuskan untuk segera melakukan pergantian selang.

Baca Juga: Anang dan Ashanty Ungkap Azriel Hermansyah Dirawat di Rumah Sakit

Sayangnya, saat operasi berlangsung, dokter menemukan baru ginjal yang menyumbat saluran kencing.

“Jadi ada pembengkakan makanya keluar darah. Jadi ganti selang dilakukan selama tiga jam,” ujar Ashanty, dikutip dari Tribun Seleb, Kamis (24/6/2021).

Sebelum mengalami kencing berdarah, Ashanty mengatakan bahwa kondisi suaminya sempat drop lantaran menahan diri mengganti selang ginjal.

Diakuinya jika Anang sengaja menunda ke rumah sakit karena khawatir dengan situasi genting pandemi Covid-19.

“Pas di karantina liat kasus covid-19 tinggi agak takut kan ke rumah sakit. Mas Anang bilang, 'Nanti aja deh sayang nunggu Covid reda, aku ngeri sayang rumah sakit lagi flu juga' gitu," kata ibu sambung Aurel Hermansyah ini.

Baca Juga: Anang Hermansyah Dioperasi karena Idap Batu Ginjal, Ashanty Ungkap Kondisi Terkini

Ashanty mengungkapkan bahwa penyakit batu ginjal yang dialami suaminya tersebit lantaran kurang minum air putih.

“Jadi dia mungkin dari awal-awal aku kenal, jarang banget minum air putih,” ungkapnya.

Ashanty kerap menanyakan alasan Anang jarang minum air putih, namun Anang enggan menjawab.

“Cuma enggak dijawab detilnya,” katanya.

Baca Juga: Anang Hermansyah Tanggapi Satpol PP yang Hancurkan Gitar Pengamen: Harusnya Dibina Bukan Dibinasakan

Kini, Anang Hermansyah sudah bisa pulang ke rumah dan menjalani rutinitas harian seperti biasa sembari menunggu jadwal kontrol selanjutnya.

“Sudah bisa beraktivitas cuma memang dia belum boleh ya yang berat-berat. Tapi maksudnya seminggu nanti harus dikontrol lagi, dicek benar-benar sudah ilang semua,” pungkas dia.

Penulis : Fiqih Rahmawati Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU