> >

Joko Anwar dari Lulusan Teknik Penerbangan ITB Hingga Mendarat di Perfilman

Selebriti | 16 Juni 2021, 06:58 WIB
Joko Anwar, Sutradara dan Produser Kreatif Bumilangit Cinematic Universe (Sumber: kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Nama Joko Anwar dikenal sebagai sutradara dan penulis skenario bertangan dingin. Ia sukses membuat banyak karya memukau seperti Janji Joni, Pengabdi Setan, dan Perempuan Tanah Jahanam.

Namun mungkin tidak semua mengetahui bahwa Joko Anwar memiliki latar belakang pendidikan di bidang yang jauh dari perfilman.

Saat berbincang bersama Vincent Rompies dan Desta dalam kanal YouTube VINDES, Joko Anwar menyebut, ia lulusan ITB jurusan Teknik Penerbangan.

"Setelah gue lulus SMA, gue cari tahu sekolah film ternyata ada di IKJ. Terus gue tanya, tetangga gue ada yang temannya sekolah di IKJ, ada praktek beli roll film dan lain sebagainya," kata Joko Anwar, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: Sutradara Joko Anwar Minta Dukungan Pemerintah  Kampanye Nonton Bioskop

Joko Anwar mengatakan pada mulanya ia berniat untuk kuliah di jurusan perfilman.  Tapi,  kondisi keuangan keluarganya kala itu tak memungkinkan. Ia tak putus asa,  tetap mencari pendidikan formal yang dekat dengan dunia perfilman.

"Gimana caranya ya bisa tetap belajar film? Ternyata di ITB ada liga film mahasiswa. Di sana lu bisa belajar pegang kamera. Ya sudah karena gue pinter, gue masuk ITB. Itu tes UMPTN," ungkapnya.

Setelah resmi menjadi mahasiswa ITB, Joko tak bisa bergabung dengan klub film yang ia dambakan.

"Ketika gue masuk situ, gue mendaftar dan gue enggak diterima karena gue enggak kerjakan tugas-tugasnya. Ada beberapa tugas yang gue anggap enggak masuk akal," tutur Joko.

Baca Juga: Perempuan Tanah Jahanam, Film Karya Joko Anwar Resmi Wakili Indonesia ke Oscar 2021

Setelah menamatkan pendidikan di ITB, Joko berusaha melamar pekerjaan ke perusahaan-perusahaan film. Dari situ, ia mulai belajar lebih jauh mengenai dunia perfilman.

Kini nama Joko Anwar dikenal sebagai salah satu sutradara horor ternama yang dimiliki Tanah Air. Bahkan, beberapa film karyanya mendapat penghargaan bergengsi baik di dalam maupun luar negeri. Salah satunya,  Piala Citra sebagai sutradara terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia (FFI) pada 2020 lalu. 

Penulis : Dian Septina Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU