> >

Kemenag: Nuzulul Qur'an Spirit Meneladani Qur'an dalam Bingkai Berbangsa

Tradisi | 30 April 2021, 11:15 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam acara Peringatan 50 tahun Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/3/2021). (Sumber: Kementerian Agama)

JAKARTA, KOMPAS.COM - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak seluruh umat Islam menerapkan kembali nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan berbangsa, terutama dalam hal menyikapi keragaman.

Ajakan tersebut disampaikan Yaqut dalam peringatan Nuzulul Qur’an 1442H tingkat kenegaraan, di Aula HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (29/4/20210 malam.

Baca Juga: SiHalal, Layanan Sertifikasi Halal Berbasis Web dari Kemenag

"Peringatan Nuzulul Qur'an yang jatuh tepat di bulan Ramadan adalah bagian penting dari keislaman kita, Nuzulul Qur'an adalah momentum untuk terus mendekatkan diri dengan Al-Qur'an, meneladani spirit Al-Qur'an dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Yaqut dikuti dari laman resmi Kemenag, Kamis (30/4/2021).

Menurut Yaqut, di dalam Al-Qur’an sudah ditunjukkan bagaimana seorang muslim bersikap dalam kehidupan bermasyarakat dan menyikapi keragaman.

“Diantara pentunjuk tersebut adalah, bagaimana seorang muslim menyikapi keragaman sebagai sebuah sunnatullah. Keragaman didalam Al-Qur'an disinggung dalam surat Al-Hujarat ayat 13,” katanya.

Baca Juga: Ramadan, Perajin Peci Pandan Kebanjiran Pesanan

Bagi Yaqut, keragaman adalah keniscayaan. Indonesia sebagai negara majemuk, harus saling menghargai dan menghormati satu sama lain.

“Indonesia satu diantara bangsa yang dianugerahi keragaman, dari Sabang sampai Merauke berjajar ragam budaya yang menyajikan keindahan harmoni bangsa,” jelasnya.

Peringatan Nuzulul Qur'an dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Pada kesempatan itu hadir juga Wakil Presiden Ma'ruf Amin secara virtual.

Penulis : Hedi Basri Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU