> >

Ekonom Senior Sebut Pemerintah Biang Keladi Kelangkaan Minyak Goreng, Ini Penjelasannya

Ekonomi dan bisnis | 6 Februari 2023, 20:13 WIB
Ekonom senior Faisal Basri dalam Sapa Indonesia malam, Senin (6/2/2023) menyebut pemerintah sebagai biang keladi atas langkanya minyak goreng di pasaran. (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Ekonom senior Faisal Basri menyebut pemerintah sebagai biang keladi atas langkanya minyak goreng di pasaran.

Pernyataan Faisal itu disampaikan dalam dialog Sapa Indonesia Malam, Kompas TV, Senin (6/2/2023).

Menurutnya, dari tahun ke tahun pasokan CPO yang terserap oleh industri pangan semakin menurun.

“Kita lihat pasokan CPO ke industri pangan kian hari kian turun,”ucapnya.

”Tahun 2018, industri pangan, di dalamnya ada minyak goreng, 64,5persen disedot oleh industri pangan, termasuk minyak goreng.”

Baca Juga: Mendag RI Akan Tambah Pasokan Minyak Kita Ke Pasaran

Tapi, pada tahun lalu, industri pangan hanya menyerap 47,4 persen psokan CPO.

Hal itu berbanding terbalik dengan serapan CPO oleh industri biodiesel, yang semakin hari semakin meningkat.

“Jadi CPO ini mengalir deras ke industri biodiesel. Biodiesel tahun 2018 baru menyerap 28,3 persen, tahun lalu 42,2 persen.”

“Ini biang keladinya ya pemerintah menerapkan dua harga untuk CPO. Harga untuk biodiesel itu lebih mahal jauh daripada harga CPO untuk minyak goreng. Jadi biang keladinya siapa? Pemerintah,” tegasnya.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU