> >

China Klaim Natuna Utara Miliknya, Minta Indonesia Hentikan Pengeboran Migas

Ekonomi dan bisnis | 2 Desember 2021, 13:02 WIB
Peta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukkan lokasi kegiatan eksploitasi minyak dan gas di Laut Natuna Utara. (Sumber: Kompas.id)

Batas yang diklaim China itu, tidak memiliki dasar hukum oleh menurut Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag pada tahun 2016.

Adapun China adalah mitra dagang terbesar Indonesia dan sumber investasi terbesar kedua. Alhasil, China merupakan bagian penting dari ambisi Indonesia untuk menjadi ekonomi papan atas.

Tak hanya pengeboran minyak dan gas, dalam surat terpisah, China juga memprotes latihan militer Garuda Shield yang sebagian besar berbasis darat pada bulan Agustus.

Padahal latihan yang melibatkan 4.500 tentara dari Amerika Serikat dan Indonesia tersebut, telah menjadi acara rutin sejak tahun 2009.

Farhan mengatakan protes terhadap latihan militer tersebut, pertama kali dilakukan oleh China. "Dalam surat resmi mereka, Pemerintah China mengungkapkan keprihatinan mereka tentang stabilitas keamanan di daerah itu," katanya.

Baca Juga: Gangguan Kapal Survei China di Perairan Natuna Usik Hak Berdaulat Indonesia

 

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Kontan.co.id


TERBARU