> >

Gaet Turis Belgia ke Indonesia Usai Pandemi, "Wonderful Indonesia" Ada di Trem Brussel

Ekonomi dan bisnis | 9 April 2021, 14:51 WIB
Promosi Wisata Indonesia di Alat Transportasi Trem di Brussel, Belgia (Sumber: KBRI Brussel)

BRUSSEL, KOMPAS.TV- Mengantisipasi antusiasme masyarakat Belgia untuk kembali beriwisata pada saat pandemi reda, KBRI Brussel meluncurkan promosi "Wonderful Indonesia" di salah satu moda transportasi, yakni tram, di kota Brussel, Belgia.

Promosi ini dimulai sejak 8 April 2021 dan akan berlangsung selama 3 bulan ke depan selama musim semi, hingga 28 Juni 2021.

Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg dan Uni Eropa, Andri Hadi menjelaskan, promosi "Wonderful Indonesia" di tram Brussel ini mengusung tiga tema yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di Eropa.

Baca Juga: Lepas dari Yayasan Harapan Kita, TMII akan Dikelola BUMN Pariwisata

Yakni 'Indonesia is sustainable', 'Indonesia is tolerant', dan 'Indonesia is wonderful'.

“Tema Indonesia is sustainable dimaksudkan untuk menjelaskan berbagai upaya Indonesia dalam menjaga keberlangsungan alamnya. Indonesia is tolerant dimaksudkan untuk menjelaskan sikap moderat dan toleran serta keramahtamahan masyarakat Indonesia. Sedangkan Indonesia is wonderful menampilkan berbagai destinasi menarik Indonesia yang perlu dikunjungi”, ungkap Andri Hadi dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (09/04/2021).

Promosi ini menampilkan gambar-gambar seperti Komodo, Ulun Danu Bali, Borobudur, Raja Ampat, tari Gandrung Banyuwangi, dan Pantai Kelayang Bangka Belitung.

Baca Juga: Pemprov Bali Siapkan 20 Event Wisata 2021, Cek Daftarnya

Selain untuk wisata, promosi ini juga dimanfaatkan untuk lebih mempopulerkan produk dan komoditas Indonesia seperti kopi, coklat, sawit, teh, dan kayumanis.

Meski saat ini wisatawan asing masih dilarang masuk Indonesia, promosi ini dirasa tepat mengingat banyak orang di Belgia sudah menantikan dapat berpergian dan berwisata kembali.

"Masyarakat Belgia diketahui sebagai masyarakat yang senang merencanakan wisatanya minimal setahun sebelumnya, " ujar Andri Hadi.

Untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat kota Brussel, promosi Indonesia di tram ini akan melewati jalur-jalur sibuk yang berada di atas tanah.

Baca Juga: Amsterdam Tahun Depan Larang Turis Asing Nikmati Ganja di Kedai-Kedai Kopi Kota Tersebut

Dengan begitu, tram ini dapat menjangkau pejalan kaki, penghuni apartemen, pekerja perkantoran dan masyarakat lainnya di kota Brussel.

Strategi ini digunakan karena total pengguna transportasi umum di Brussels mencapai 1,1 juta orang/hari. Sebagian besar adalah usia aktif yang memanfaatkan transportasi umum untuk bekerja, belanja dan beraktivitas sehari-hari.

Sebelum pandemi, KBRI Brussel biasanya mengadakan berbagai pameran dan festival untuk mempromosikan Indonesia. Namun kini hal itu tidak bisa dilaksanakan.

"Promosi melalui tram ini menjadi upaya kreatif KBRI Brussel untuk menjangkau publik Belgia secara masif namun tidak melibatkan pengumpulan orang, " kata Andi Hadi.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Deposit Rp 2 M, Turis Asing Dapat Visa Hingga 5 Tahun

Pada Januari dan Februari 2020 sebelum terjadinya kebijakan lockdown dan penutupan perbatasan, kunjungan turis Belgia dan Luksemburg naik 12,8% dibanding periode yang sama tahun 2019. Setelah pandemi, kunjungan turis dari 2 negara itu pun menurun drastis.

Namun pemerintah Indonesia tetap optimistis kunjungan turis akan naik kembali setelah pandemi usai. Berdasarkan survei yang dilakukan berbagai sumber, wisatawan asal Belgia dan Luksemburg menyukai destinasi wisata dengan cuaca tropis, berbudaya, memiliki pantai yang indah dan wisata keluarga.

"Indonesia tentunya memenuhi semua kriteria ini. Kita semua berharap agar pandemi Covid-19 segera usai sehingga sektor pariwisata Indonesia dapat kembali bangkit dan pulih kembali," pungkas Andi Hadi. 

Penulis : Dina Karina Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU