> >

Gaet Turis Belgia ke Indonesia Usai Pandemi, "Wonderful Indonesia" Ada di Trem Brussel

Ekonomi dan bisnis | 9 April 2021, 14:51 WIB
Promosi Wisata Indonesia di Alat Transportasi Trem di Brussel, Belgia (Sumber: KBRI Brussel)

"Masyarakat Belgia diketahui sebagai masyarakat yang senang merencanakan wisatanya minimal setahun sebelumnya, " ujar Andri Hadi.

Untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat kota Brussel, promosi Indonesia di tram ini akan melewati jalur-jalur sibuk yang berada di atas tanah.

Baca Juga: Amsterdam Tahun Depan Larang Turis Asing Nikmati Ganja di Kedai-Kedai Kopi Kota Tersebut

Dengan begitu, tram ini dapat menjangkau pejalan kaki, penghuni apartemen, pekerja perkantoran dan masyarakat lainnya di kota Brussel.

Strategi ini digunakan karena total pengguna transportasi umum di Brussels mencapai 1,1 juta orang/hari. Sebagian besar adalah usia aktif yang memanfaatkan transportasi umum untuk bekerja, belanja dan beraktivitas sehari-hari.

Sebelum pandemi, KBRI Brussel biasanya mengadakan berbagai pameran dan festival untuk mempromosikan Indonesia. Namun kini hal itu tidak bisa dilaksanakan.

"Promosi melalui tram ini menjadi upaya kreatif KBRI Brussel untuk menjangkau publik Belgia secara masif namun tidak melibatkan pengumpulan orang, " kata Andi Hadi.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Deposit Rp 2 M, Turis Asing Dapat Visa Hingga 5 Tahun

Pada Januari dan Februari 2020 sebelum terjadinya kebijakan lockdown dan penutupan perbatasan, kunjungan turis Belgia dan Luksemburg naik 12,8% dibanding periode yang sama tahun 2019. Setelah pandemi, kunjungan turis dari 2 negara itu pun menurun drastis.

Namun pemerintah Indonesia tetap optimistis kunjungan turis akan naik kembali setelah pandemi usai. Berdasarkan survei yang dilakukan berbagai sumber, wisatawan asal Belgia dan Luksemburg menyukai destinasi wisata dengan cuaca tropis, berbudaya, memiliki pantai yang indah dan wisata keluarga.

"Indonesia tentunya memenuhi semua kriteria ini. Kita semua berharap agar pandemi Covid-19 segera usai sehingga sektor pariwisata Indonesia dapat kembali bangkit dan pulih kembali," pungkas Andi Hadi. 

Penulis : Dina Karina Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU