Kompas TV regional sumatra

Ngeprank Warga dengan Kostum Pocong, 5 Remaja di Bengkalis Ditangkap Polisi

Kompas.tv - 2 Juni 2023, 18:24 WIB
ngeprank-warga-dengan-kostum-pocong-5-remaja-di-bengkalis-ditangkap-polisi
Polisi saat mengamankan remaja yang menyamar menjadi pocong untuk menakuti warga di Desa Penampi, Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (2/6/2023). (Sumber: Dok. Polres Bengkalis via Kompas.com)
Penulis : Rizky L Pratama | Editor : Vyara Lestari

PEKANBARU, KOMPAS.TV - Lima remaja di Bengkalis, Riau, ditangkap polisi karena melakukan prank atau lelucon kepada warga menggunakan kostum pocong.

Kelima remaja itu ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis, Jumat (2/6/2023) karena membuat resah warga dengan tindakan mereka.

Mereka melakukan prank dengan menakut-nakuti warga yang melintas di jalan menggunakan kostum pocong.

Dalam melancarkan aksinya, kelima remaja itu mempunyai peran masing-masing. Dua orang berperan sebagai pocong dan tiga lainnya bertugas untuk merekam kegiatan mereka.

Prank yang dilakukan kelima remaja itu terjadi pada malam hari di jalanan Desa Penampi, Kabupaten Bengkalis.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bengkalis AKP Muhammad Reza mengatakan, warga yang resah dengan perilaku  kelima remaja itu kemudian membuat aduan dan mereka pun diamankan oleh pihak kepolisian.

"Ada lima orang remaja yang kita amankan, karena mereka menakuti warga dengan menyamar menjadi pocong. Mereka kami amankan tindak lanjut aduan warga di media sosial," kata Reza dikutip dari Kompas.com.


Baca Juga: Pria yang Viral Sumpah Pocong Segera Disidang, Pelaku Dilimpahkan ke Jaksa

Reza menambahkan, kelima remaja ditangkap untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, mereka melakukan hal itu untuk membuat konten di media sosial.

Tapi hal tersebut membuat warga yang melintas di jalan menjadi resah dan takut.

"Kata mereka buat konten. Tapi, yang jelas aksi mereka ini sering membuat warga yang melintas menjadi takut dan meresahkan," kata Reza.

Setelah dimintai keterangan, kelima remaja itu dipulangkan dan dikembalikan ke orang tuanya masing-masing. 

Mereka pun diminta untuk membuat video permohonan maaf dan berjanji tidak mengulang lagi kegiatan tersebut.

"Terhadap mereka kami pulangkan kepada orang tua masing-masing. Mereka sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang meresahkan tersebut," tutup Reza. 

Baca Juga: Sempat Sumpah Pocong, Pria Tersangka Pelecehan Seksual Anak Ditangkap

 

 

 



Sumber : Kompas.com



BERITA LAINNYA



Close Ads x