Kompas TV bisnis ukm

Tunjukkan Sinyal Positif, Pertumbuhan Kredit UMKM Lampaui Kredit Total

Kompas.tv - 23 Juli 2021, 14:23 WIB
tunjukkan-sinyal-positif-pertumbuhan-kredit-umkm-lampaui-kredit-total
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti. (Sumber: Kompas.tv/Antara)
Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Iman Firdaus

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pertumbuhan kredit UMKM sudah melampaui pertumbuhan kredit total per Juni 2021 dibanding Juni tahun 2020. Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti.

"Kredit UMKM terus menunjukkan sinyal positif. Data terakhir pada triwulan II 2021, pertumbuhan kredit UMKM sudah melewati pertumbuhan kredit total," kata Destry dalam diskusi daring mengenai Akeselerasi Digitalisasi UMKM, Jumat (23/7/2021).

Berdasarkan data Bank Indonesia, pertumbuhan kredit UMKM pada Juni 2020 sebesar 0,13 persen dengan pertumbuhan kredit secara total sebesar 1,49 persen pada periode yang sama. Sementara, pada Juni 2021 pertumbuhan kredit UMKM sebesar 2,35 persen, sedangkan pertumbuhan kredit secara total di angka 0,59 persen.

Melihat segmentasinya, perkembangan kredit UMKM paling tinggi di segmen menengah dan kecil, sedangkan pertumbuhan kredit mikro masih terkontraksi.

Baca Juga: Bank Indonesia Revisi ke Bawah Kali Kedua Target Pertumbuhan Kredit Bank Tahun Ini

Lebih lanjut, Destry mengemukakan bahwa sektor UMKM yang memiliki pangsa kredit terbesar dengan kredit barunya terjadi di sektor perdagangan baik eceran maupun besar, khususnya sektor perdagangan makanan dan minuman.

BI juga mencatat adanya peningkatan pencairan kredit baru, yang bahkan sudah melampaui pelunasan kredit. Per Juni 2021, pencairan kredit baru sebesar Rp 72,23 triliun dan untuk pelunasan kredit sebesar Rp 60,21 triliun.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Mandiri Institute, per April 2021 sekitar 84,8 persen UMKM sudah beroperasi secara normal dengan 8,1 persen beroperasi secara terbatas, dan 7,2 persen UMKM yang berhenti beroperasi.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan saat terjadi pandemi sepanjang tahun 2020 di mana hanya 35,2 persen UMKM yang beroperasi secara normal, lalu 34,5 persen beroperasi secara terbatas, dan 30,4 persen di antaranya berhenti beroperasi.

Meskipun terlihat ada perbaikan dari sektor UMKM, Destry tetap mengingatkan bahwa kunci dari pemulihan ekonomi adalah penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. 

Baca Juga: Kabar Gembira! Pemerintah akan Kucurkan Rp84,36 Triliun Lewat Bansos Tunai, PKH, hingga BLT UMKM

 




Sumber : Kompas TV/Antara


BERITA LAINNYA



Close Ads x