Kompas TV tekno aplikasi

Dishub DKI Jakarta Mau Gabungkan Gojek dan Grab dalam Satu ''Super Apps''

Kamis, 6 Agustus 2020 | 11:42 WIB
dishub-dki-jakarta-mau-gabungkan-gojek-dan-grab-dalam-satu-super-apps
Ilustrasi jasa layanan ojek online (ojol) (Sumber: tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana membuat satu aplikasi khusus transportasi yang isinya melibatkan berbagai moda transportasi.

Aplikasi ini kemungkinan bakal menyatukan dua penyedia transportasi online terbesar, Gojek dan Grab, dalam satu platform.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya tengah menggarap sebuah applikasi super atau Super Apps (aplikasi super).

Aplikasi ini yang akan mendukung integrasi moda transportasi di Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi).

Baca Juga: Ojek Online di Depok Kini Sudah Boleh Bawa Penumpang

"Kami akan mendudukan posisi angkutan daring dalam rencana pengembangan ke depan, istilahnya Super Apps. di dalamnya juga terdapat Grab dan Gojek, baik kendaraan online roda dua atau empat," ungkapnya dalam diskusi virtual, Rabu (5/8/2020).

Ia bilang, transportasi online memiliki peranan penting sebagai angkutan pengumpan (feeder) ke moda transportasi massal. Oleh sebab itu, penting untuk melibatkan transportasi online dalam integrasi moda transportasi di Ibu Kota.

Editor : Dian Septina

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:26
PM INDIA NARENDRA MODI JAMIN KAPASITAS PRODUKSI VAKSIN VIRUS KORONA TAK AKAN TERBATAS DAN EKSKLUSIF   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN SEBUT SEKTOR PARIWISATA DIFOKUSKAN UNTUK WISATAWAN DOMESTIK HINGGA AKHIR 2020   KEMENTERIAN ESDM OPTIMISTIS TARGET 1 JUTA PEMASANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ATAP TERCAPAI   KEMENTERIAN ESDM DORONG PENGEMBANGAN PROGRAM “RENEWABLE ENERGY BASED INDUSTRY” MELALUI PLTA SKALA BESAR   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO DUKUNG KONSER DANGDUT YANG DIGELAR WAKIL KETUA DPRD KOTA TEGAL DIPROSES HUKUM   POLRI COPOT KAPOLSEK TEGAL SELATAN TERKAIT KONSER DANGDUT YANG DISELENGGARAKAN WAKIL KETUA DPRD TEGAL   IMBAS MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI, PIMPINAN KPK AKAN MELAKUKAN EVALUASI SISTEM KEPEGAWAIAN KPK   WAKIL KETUA KOMISI III DPR AHMAD SAHRONI MEMINTA MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI KPK TAK PERLU DIBESAR-BESARKAN   BALEG DPR SEBUT SANKSI PIDANA TAK DIBAHAS DALAM KLASTER KETENAGAKERJAAN RUU CIPTA KERJA   KONTRAS KECAM PENGANGKATAN DUA ANGGOTA EKS TIM MAWAR SEBAGAI PEJABAT KEMENHAN   GEDUNG DITUTUP SELAMA TIGA HARI, BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA TEGASKAN TAK ADA PEGAWAI POSITIF COVID-19   IKATAN DOKTER INDONESIA SEBUT HINGGA SAAT INI TERDAPAT 123 DOKTER MENINGGAL DUNIA SELAMA PANDEMI   JADI KLASTER COVID-19, PEMKAB BANYUMAS AKAN MELAKUKAN TES USAP TERHADAP SANTRI DI SEMUA PONDOK PESANTREN   SEKOLAH TATAP MUKA MASUK TAHAP FINALISASI, WALI KOTA SURABAYA SEBUT GURU & SISWA HARUS MELAKUKAN TES USAP