Kompas TV regional berita daerah

Sempat Hilang, 2 Pendaki Gunung Agung Akhirnya Ditemukan!

Kamis, 9 Juli 2020 | 16:33 WIB

KARANGASEM, KOMPAS.TV - Dua orang pendaki Gunung Agung Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem Bali yang sempat hilang Rabu siang, akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dengan kondisi selamat.

Sebelumnya, kedua pendaki terpisah dengan rombongannya saat hendak turun dari puncak gunung, akibat kabut tebal.

Kedua orang pendaki asal Kabupaten Tabanan dan Denpasar ini, baru saja ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, setelah sempat hilang saat akan turun dari puncak Gunung Agung pada Rabu siang.

Keduanya terpisah dari rombongan di ketinggian 2600 mdpl dan 5 jam kemudian, saat ditemukan keduanya berada di sebuah jurang dengan kondisi lemas dan kelelahan.

Mereka mengaku terpisah dengan rekannya saat turun dari puncak gunung, dan tiba-tiba jarak pandang kabur oleh kabut yang tebal.

Saat terpisah dari rombongan keduanya mencoba mencari jalan namun akhirnya tersesat dan perlengkapan dan berbekalkan yang dibawa juga sudah habis.

Dalam proses pencarian Tim SAR sempat terkendala karena banyaknya kabut yang disertai hujan, sehingga jalur yang dilalui juga licin.

Kedua pendaki yang hilang ini ditemukan dengan kondisi selamat oleh petugas.

Salah satu pendaki  keseleo karena terpeleset, dan langsung mendapatkan perawatan dari tim medis Puskesmas Selat.

Sementara itu, sampai saat pihak pusat vulkanologi dan mitigasi bencana atau PVMBG masih melarang masyarakat untuk melakukan aktivitas pendakian, karena gunung setinggi 3.142 mdpl ini masih bersatu siaga level tiga.

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:48
KETUA MPR MINTA PEMDA DAN MASYARAKAT TETAP MENJAGA KUALITAS PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SECARA KETAT   MENTAN IMBAU DISTRIBUTOR AWASI DAN PERMUDAH AKSES PETANI MENDAPATKAN PUPUK BERSUBSIDI   POLRES JAKARTA SELATAN AKAN BENTUK SATGAS KHUSUS TANGANI KASUS BEGAL SEPEDA   PEMPROV SULAWESI SELATAN BONGKAR STADION MATTOANGING UNTUK DIBANGUN ULANG AGAR MEMENUHI STANDAR FIFA   DIREKTUR UTAMA BIO FARMA SEBUT BELUM ADA INDIKASI YANG MENGHAMBAT UJI KLINIS VAKSIN   MENKEU: PEMERINTAH FOKUS 400 DESA DI DAERAH TERTINGGAL, TERLUAR, DAN TERDEPAN TERHUBUNG JARINGAN INTERNET PADA 2021   PMI FOKUS ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19 DI PENGUNGSIAN BENCANA ALAM   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN SIAPKAN NOTIFIKASI PENGATURAN IMPOR KE WTO   TAMBANG BATU BARA ILEGAL DI SUMATERA SELATAN AMBLES, BPBD: 11 ORANG MENINGGAL   MENHUB BUDI KARYA SUMADI: PENUMPANG KERETA DAN PESAWAT TETAP HARUS LAMPIRKAN HASIL TES COVID-19   PRESIDEN BELUM TANDA TANGANI UU CIPTA KERJA, KEPALA KSP MOELDOKO: TINGGAL MENUNGGU WAKTU   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO LARANG MASYARAKAT KE TEMPAT WISATA YANG TAK PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   KEPALA BNPT BOY RAFLI AMAR: AJARAN RADIKALISME INTOLERANSI MASIF DISEBARKAN LEWAT MEDIA SOSIAL   KOMNAS HAM: 12 KASUS YANG DISERAHKAN KE PEMERINTAH MERUPAKAN PELANGGARAN HAM BERAT YANG TERJADI DI MASA LALU