Kompas TV internasional kompas dunia

WHO: Tolong Jangan Politisasi Covid-19

Selasa, 30 Juni 2020 | 18:26 WIB

SWISS, KOMPAS.TV - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Senin (29/6/2020), memperingatkan sejumlah pihak untuk menghentikan politisasi COVID-19.

WHO juga mendesak negara-negara untuk bersatu dalam perang melawan pandemi, yang masih menghasilkan peningkatan infeksi harian.

Baca Juga: Ini Dia 2 Kandidat Terkuat Vaksin Corona versi WHO

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, politisasi COVID-19 hanya akan menyebabkan perpecahan di antara negara-negara, dan berdampak pada tidak efektifnya penanganan pandemi di seluruh dunia.

"Dari awal kami katakan tolong, tolong karantina politik COVID. Tolong, kami membutuhkan persatuan nasional, persatuan di tingkat negara, persatuan di antara partai-partai politik, persatuan lintas ideologi, persatuan lintas keyakinan, persatuan lintas ras, persatuan lintas sejumlah perbedaan lainnya.

Tolong, hindari pembagian apa pun, perbedaan apa pun yang bisa dieksploitasi karena virus dan kita harus melawan virus ini secara bersama-sama, "kata Tedros.

Baca Juga: Corona Belum Usai, WHO: Dunia Dalam Fase Baru dan Berbahaya

Menanggapi serangkaian komentar pedas dari Presiden AS Donald Trump mengenai pelabelan virus, kepala Program Darurat Kesehatan WHO, Michael Ryan, mengatakan semua orang harus menahan diri dari menggunakan bahasa dengan konotasi negatif, karena ini adalah etiket diplomatik dasar. 

Penulis : Laura Elvina


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:29
TNI AU BERANGKATKAN 7 PESAWAT BANTU KORBAN GEMPA DI MAJENE, SULBAR, DAN BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO MINTA DISTRIBUSI LOGISTIK KORBAN GEMPA DIKAWAL KETAT   KADIV HUMAS POLRI MENGATAKAN KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA DUKUNGAN DAN WEJANGAN KEPADA SEJUMLAH MANTAN KAPOLRI   KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SAMBANGI SEJUMLAH MANTAN KAPOLRI   BNPB SEBUT JALUR DARAT YANG MENGHUBUNGKAN KABUPATEN MAJENE DAN KABUPATEN MAMUJU, SULBAR, SUDAH KEMBALI PULIH    TIM DVI RS POLRI SERAHKAN DELAPAN JENAZAH KORBAN JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ182 KEPADA KELUARGA   BASARNAS: KORBAN JIWA GEMPA SULBAR JADI 49 ORANG PADA SABTU, 16 JANUARI 2021   KEPALA KANTOR SAR BANDUNG MENGATAKAN 12 KORBAN LONGSOR DI CIHANJUANG, SUMEDANG, MASIH DALAM PROSES PENCARIAN   KEPALA KANTOR SAR BANDUNG SEBUT KORBAN MENINGGAL AKIBAT LONGSOR DI SUMEDANG BERTAMBAH MENJADI 28 ORANG   BNPB MINTA WARGA WASPADAI LAHAR HUJAN PASCA-LETUSAN GUNUNG SEMERU    TIM DVI POLRI KUMPULKAN 351 SAMPEL DNA KELUARGA DAN KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ182 HINGGA SABTU, 16 JANUARI    HINGGA SABTU, 16 JANUARI 2021, BASARNAS SERAHKAN 298 KANTONG BERISI BAGIAN TUBUH KORBAN SRIWIJAYA AIR KE DVI POLRI    KAPOLSEK PACET: PENYEBAB ROBOHNYA BANGUNAN PONDOK PESANTREN AL MADAROH MASIH DIDALAMI   KAPOLSEK PACET SEBUT 8 SANTRI MASIH TERTIMBUN RERUNTUHAN BANGUNAN PONDOK PESANTREN AL MADAROH