Kompas TV nasional berita kompas tv

Shalat Jumat Ganjil Genap, MUI: Itu Alternatif, Masyarakat Boleh Memilih

Kamis, 18 Juni 2020 | 13:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dewan Masjid Indonesia (DMI) menerbitkan surat edaran mengenai pelaksanaan Shalat Jumat bergelombang berdasarkan nomor telepon selular di masa transisi menuju era kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19.

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI, Cholil Nafis, berpendapat jika hal tersebut merupakan alternatif dan masyarakat boleh memilih.

"Itu tidak hanya satu alternatif. Jadi ganjil genap nomor hp yah. Kalau dibaca secara utuh itu ada sebelumnya cuman di yang terakhir tidak dicover. Sehingga seperti yang disampaikan pak JK melalui hp itu adalah bagian dari alternatif meskipun praktiknya akan sulit," katanya.

Ia juga menyebut jika dalam satu gedung diperbolehkan untuk melakukan lebih dari satu Jumatan.

"Ketika masjid itu penuh, kita bisa shalat di luar masjid. Di tempat auditorium atau di tempat yang luas," ujarnya.

"Di masjid melaksanakan Jumatan, di auditorium Jumatan, di tempat luas tadi juga bisa Jumatan. Jadi satu gedung bisa satu atau dua Jumatan," tambahnya.

Terkait Shalat Jumat dua gelombang ini, MUI menyatakan jika hal ini sah.

"Shalat Jumat yang penting dilakukan waktu dzuhur itu sah. Yang penting jam 12.00, jam 13.00, jam 14.00, 14.30 yang penting jangan dilakukan waktu ashar. Nanti menjadi qada' dzuhurnya," ujarnya.

Lebih lengkap simak dialog bersama dengan Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI, Cholil Nafis, dalam program Kompas Siang, Kamis (18/06/2020).

Editor : Reny Mardika



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:43
BACA BERITA KOMPAS.ID, BONUS E-BOOK GRAMEDIA DIGITAL. SEGERA AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MENANG 8-2 ATAS BARCELONA, BAYERN MUENCHEN LANJUT KE SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS   KEMENTERIAN PUPR SIAP SALURKAN INSENTIF PRASARANA, SARANA, DAN UTILITAS RUMAH BERSUBSIDI   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA IMBAU WARGA TAK GELAR LOMBA PERINGATAN HUT KE-75 RI KARENA PANDEMI KORONA   PEMKOT DENPASAR AKAN TERAPKAN SANKSI DENDA DAN SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   PT KAI DAOP 2 BANDUNG OPERASIKAN KEMBALI 3 KERETA API JARAK JAUH KE ARAH JATENG DAN JATIM   PEMAIN BELAKANG BARCELONA ASAL PERANCIS SAMUEL UMTITI POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   KAPOLSEK JENU, TUBAN, JAWA TIMUR, BENARKAN DAGING BANTUAN PROGRAM BPNT TIDAK LAYAK KONSUMSI   WAKIL KETUA DPRD DKI ZITA ANJANI MINTA WARGA TIDAK MEMBUAT LOMBA PERINGATAN 17 AGUSTUS   PEMERINTAH SPANYOL MELARANG WARGANYA MEROKOK DI JALAN UMUM UNTUK CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   PBB TELUSURI LIMBAH BERBAHAYA BEKAS LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   GIANT EXTRA MARGO CITY DITUTUP SEMENTARA AKIBAT ADA PEGAWAI YANG POSITIF COVID-19