HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Kasus Covid-19 di Jakarta Menurun, tapi Kalau Pemudik Balik Lagi Bisa Jadi Gelombang Kedua

Selasa, 26 Mei 2020 | 17:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan peta risiko kenaikan kasus virus corona di Jabodetabek.

Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers di BNPB bersama dengan Dokter Lula Kamal pada Selasa, 26 Mei 2020.

Baca Juga: Gubernur Irwan: Yang Sudah Masuk Sumbar, Tak Boleh Keluar

Peta risiko kenaikan kasus di Jabodetabek sebagai berikut:

  • Jakarta risiko sedang
  • Kabupaten Tangerang risiko sedang
  • Kota Tangerang risiko tinggi
  • Kota Tangerang Selatan sedang
  • Depok risiko tinggi
  • Kabupaten Bekasi risiko tinggi
  • Kota Bekasi risiko tinggi
  • Kabupaten Bogor risiko sedang
  • Kota Bogor risiko sedang

Selain itu, Wiku juga mengatakan kasus Covid-19 di Jakarta sudah berangsur-angsur menurun. Namun, tidak berarti kondisi Jakarta akan aman dari virus Corona.

Pasalnya, gelombang kedua kasus covid-19 tetap berpotensi terjadi jika pemudik kembali lagi ke Jakarta dan membawa penyakit.

Baca Juga: Zona Hijau Corona Sudah Banyak, Bekasi Ajukan PSBB Dilonggarkan

"Jakarta kelihatan sudah mulai turun (dari grafik). Tapi kalau pemudik kembali lagi ke Jakarta dan bawa penyakit, bisa jadi second wave (gelombang kedua)," kata Wiku dalam konferensi pers BNPB, Selasa (26/5/2020).

Dalam peta risiko kenaikan kasus di provinsi Jawa ditunjukan grafik kasus Covid-19 di Jakarta menurun, namun untuk provinsi Jawa Timur laju covid-19 cenderung naik.

Baca Juga: Angka Kasus Baru Covid-19 di Indonesia Turun ke 415, Pasien Sembuh Naik Jadi 5.877

 

Editor : Sadryna Evanalia



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
18:45
KUASAI BERAGAM TEKNIK “PUBLIC SPEAKING” BERSAMA RIKO ANGGARA. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.189 ORANG: 779 SEMBUH, 93 MENINGGAL DUNIA, 317 DALAM PERAWATAN   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 5.310 POSITIF, 2.064 SEMBUH, 187 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 5.914 POSITIF, 2.115 SEMBUH, 258 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 7.294 POSITIF, 3.162 SEMBUH, 239 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 15.324 POSITIF, 9.721 SEMBUH, 706 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 17.230 POSITIF, 6.961 SEMBUH, 1.247 MENINGGAL DUNIA   JAWA TIMUR JADI PROVINSI DENGAN JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DAN MENINGGAL TERBANYAK DI INDONESIA    PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 237,18 M   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 463 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 80,094 POSITIF, 39,050 SEMBUH, 3,797 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 1.122.339 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 161 LABORATORIUM