HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV internasional kompas dunia

182 WNI di Pakistan Berhasil Melakukan Repatriasi Mandiri Atas Fasilitasi KBRI Islamabad

Selasa, 19 Mei 2020 | 12:15 WIB
182-wni-di-pakistan-berhasil-melakukan-repatriasi-mandiri-atas-fasilitasi-kbri-islamabad
Dubes RI Islamabad, Iwan Suyudhie Amri di bandar udara Islamabad bersama sejumlah WNI dari luar negeri sedang dalam proses pulang ke Tanah Air di tengah ancaman wabah Covid-19, Senin (18/5/2020). (Sumber: Dok KBRI Islamabad)

KOMPAS.TV - KBRI Islamabad berhasil memfasilitasi pemulangan (repatriasi) mandiri WNI dengan memanfaatkan penerbangan khusus Pakistan International Airways (PIA) yang digunakan merepatriasi WN Pakistan dari Indonesia ke Pakistan. 

Suasana haru bercampur gembira terlihat di wajah para WNI yang mayoritas lebih dari tiga bulan tertunda kepulangannya dari Pakistan.

Baca Juga: KBRI Libya Berikan Bantuan Bahan Pokok Kepada WNI

 “Kami sudah rindu tanah air dan bertemu keluarga, lebih-lebih ingin merasakan suasana puasa dan lebaran di kampung halaman,” ujar Sugeng salah seorang WNI saat dilakukan pelepasan oleh Dubes RI Islamabad, Iwan Suyudhie Amri di bandar udara Islamabad, Senin (18/5/2020). 

”Total penumpang sebanyak 186 orang yang terdiri dari 182 WNI dan 4 WNA,” ujar Dubes Iwan Amri, dalam keterangan tertulisnya, yang diterima redaksi Kompas.tv Selasa (19/5/2020).

Dari 182 WNI tersebut merupakan 136 Jemaah Tabligh (JT), 17 mahasiswa, 13 santri/student, dan 16 travellers, sementara 4 WNA tersebut adalah 3 WN Pakistan suami dari WNI dan 1 WN RRT santri di Pesantren Temboro, Magetan, Jatim. 

Proses pendataan WNI untuk repatriasi mandiri tidak mudah, mengingat tersebarnya WNI di berbagai wilayah di Pakistan. 

Editor : Deni Muliya

1
2
3



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
04:29
JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 5.439.559 POSITIF, 2.185.696 SEMBUH, 345.589 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 1.646.495 POSITIF, 366.736 SEMBUH, 97.811 MENINGGAL DUNIA   ANGKA KASUS POSITIF DAN KEMATIAN KARENA KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA   PRESIDEN AS DONALD TRUMP MENGAKU TAK LAGI MENGONSUMSI OBAT MALARIA, HIDROKSIKLOROKUIN, UNTUK MELAWAN KORONA   KEMENKES MALAYSIA: 38 WNI DI DEPO TAHANAN IMIGRASI DI SEPANG POSITIF TERINFEKSI KORONA   SEBANYAK 297 NARAPIDANA DI LAPAS KELAS IIA KENDARI, SULAWESI TENGGARA, TERIMA REMISI LEBARAN   PEMKOT SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR, TETAPKAN STATUS TANGGAP DARURAT BANJIR HINGGA 4 JUNI 2020   SEBANYAK 16 PETAK TOKO DI PASAR RAYA PADANG, SUMATERA BARAT, HANGUS TERBAKAR   JUMLAH KASUS KORONA DI BENGKULU: 69 POSITIF, 9 SEMBUH, 2 MENINGGAL DUNIA   PEMKAB LEBONG, BENGKULU, TUTUP PINTU PERBATASAN HINGGA 27 MEI 2020 GUNA CEGAH PENYEBARAN KORONA   MASA PEMBERLAKUKAN PSBB DI SURABAYA RAYA DIPERPANJANG HINGGA 8 JUNI 2020   DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKI: KUALITAS UDARA JAKARTA SAAT LEBARAN 2020 JADI YANG TERBAIK SEJAK 5 TAHUN TERAKHIR   ACHMAD YURIANTO: KITA HARUS KEMBALI PRODUKTIF NAMUN TETAP AMAN DARI PENULARAN KORONA   JUBIR PEMERINTAH PENANGANAN KORONA, ACHMAD YURIANTO: BANYAK ANAK-ANAK YANG TERTULAR COVID-19 DARI ORANG DEWASA