Kompas TV nasional berita kompas tv

Terdakwa Suap Wahyu Setiawan Sebut Pihak KPU Patok 1 Miliar untuk Operasional PAW Harun Masiku

Kamis, 14 Mei 2020 | 20:13 WIB
terdakwa-suap-wahyu-setiawan-sebut-pihak-kpu-patok-1-miliar-untuk-operasional-paw-harun-masiku
Terdakwa suap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan Saeful Bahri meninggalkan Gedung Merah Putih KPK seusai menjalani pemeriksaan, Selasa (11/2/2020). (Sumber: KOMPAS.com/ARDITO RAMADHAN D)


JAKARTA, KOMPASTV – Kemunculan dana operasional Rp1 miliar untuk meloloskan Harun Masiku sebagai anggota DPR dari PDI Perjuangan (PDIP) melalui Pergantian Antar Waktu (PAW) merupakan permintaan dari pihak KPU.

Hal itu dinyatakan Saeful Bahri, terdakwa kasus suap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan saat membacakan pledoi dalam sidang lanjutan kasus suap PAW anggota DPR dari PDIP melalui telekonferensi, Kamis (14/5/2020).

Awalnya Saeful mengakui bahwa dirinya menyediakan dana operasional sebesar Rp750 juta dengan komposisi masing-masing Komisioner Rp100 juta dan sisanya Rp50 juta untuk tersangka Agustiani Tio Fridelina.

Baca Juga: Terdakwa Suap Yakin Uang 1,5 M untuk Wahyu Setiawan Diberikan ke Seluruh Komisioner KPU

Hal ini dilakukan karena Tio menangkap sinyal permintaan dana operasional dari Wahyu, namun tidak menyebutkan nominal. 

Sinyal permintaan dana operasional itu jugalah yang membuatnya terjebak dalam kasus suap. Di satu sisi, partainya melarang ada dana operasional, namun pihak KPU mengindikasikan ada kebutuhan dana operasional.

Saeful menjelaskan terjadinya tindakan suap itu karena dirinya berada pada situasi yang tidak berdaya. 

Editor : Johannes Mangihot

1
2
3



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:02
SEORANG PASIEN POSITIF KORONA TEWAS SETELAH MELONCAT DARI LANTAI 12 DI RS ROYAL PRIMA MEDAN, SUMUT   MENTERI BUMN ERICK THOHIR ANGKAT WAHYU SUPARYONO GANTIKAN SONNY WIDJAJA SEBAGAI DIRUT ASABRI   BKN PASTIKAN PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG CPNS UJIAN DI WILAYAH MASING-MASING GUNA CEGAH PENYEBARAN KORONA   ANGGOTA POLSEK BANDARA SUPADIO PONTIANAK DIPERIKSA MABES POLRI DAN PROPAM POLDA KALBAR TERKAIT DJOKO TJANDRA   POLRI: SIDANG ETIK BRIGJEN PRASETIJO UTOMO DIGELAR SETELAH PERKARA PIDANANYA INKRAH   BPOM MINTA MASYARAKAT WASPADAI OBAT YANG DIKLAIM DAPAT SEMBUHKAN KORONA   PEMERINTAH BENTUK PROGRAM UNTUK KAMPANYEKAN PENGGUNAAN MASKER DI TENGAH PANDEMI   TERIMA 1.346 ADUAN TERKAIT BANSOS, OMBUDSMAN SARANKAN PEMERINTAH PERBAIKI DATA   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT PEMERINTAH FOKUS JAGA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 6.912 POSITIF, 4.220 SEMBUH, 216 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 9.987 POSITIF, 6.935 SEMBUH, 329 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 10.036 POSITIF, 6.135 SEMBUH, 680 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 23.380 POSITIF, 14.760 SEMBUH, 888 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 23.829 POSITIF, 16.267 SEMBUH, 1.799 MENINGGAL DUNIA