Kompas TV nasional berita kompas tv

Terdakwa Suap Yakin Uang 1,5 M untuk Wahyu Setiawan Diberikan ke Seluruh Komisioner KPU

Kamis, 30 April 2020 | 20:11 WIB
terdakwa-suap-yakin-uang-1-5-m-untuk-wahyu-setiawan-diberikan-ke-seluruh-komisioner-kpu
Ketua KPU Arief Budiman memberi keterangan pers usai bertemu pimpinan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (8/1/2020). (Sumber: Ardito Ramadhan D/KOMPAS.com)

JAKARTA, KOMPASTV - Terdakwa kasus suap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Saeful Bahri menjelaskan bahwa Harun Masiku telah menyiapkan uang sebesar Rp1,5 miliar untuk menyuap seluruh komisioner KPU.

Hal itu dijelaskan Saeful saat sidang lanjutan kasus suap Wahyu Setiawan dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (30/4/2020).

Menurut Saeful, saat bertemu dengan Harun, kader PDIP itu menyatakan siap dengan komitmen apapu, termasuk menyediakan dana operasional untuk membujuk KPU agar anggota DPR terpilih dari PDIP Nazarudin yang telah meninggal dapat digantikan dengan Harun melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

Baca Juga: Kejanggalan Kasus Nurhadi & Harun Masiku - AIMAN (Bag 4)

Gayung bersambut, komitmen Harun pun dibalas oleh Wahyu yang berniat melakukan pendekatan dengan komisioner KPU lainnya. Wahyu juga sempat menyampaikan bahwa dana operasional sebesar Rp1,5 miliar bukan untuk dirinya sendiri.

"Pak Wahyu menyampaikan ke saya akan mengupayakan maksimal, itu setelah pertemuan di Pejaten Village 17 Desember 2019, apa proggresnya saya minta sampaikan ke Bu Tio (tersangka Agutiani Tio Fridellina) makanya ditelepon," ujar Saeful.

Namun progres yang didapat tidak berjalan mulus. Saeful menjelaskan hasil laporan Agutiani Tio Fridellina, Wahyu kesulitan untuk meyakinkan komisioner KPU lainnya.  

Penulis : Johannes Mangihot





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:59
GELANDANG TIMNAS SKOTLANDIA BILLY GILMOUR POSITIF TERINFEKSI COVID-19 JELANG MELAWAN KROASIA DI EURO 2020   WHO SEBUT VARIAN DELTA DARI COVID-19 AKAN MENJADI JENIS YANG DOMINAN SECARA GLOBAL   PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR (PLTN) MILIK IRAN DI BUSHEHR DITUTUP SEMENTARA SETELAH MENGALAMI MASALAH TEKNIS   WAKIL BUPATI KENDAL, JAWA TENGAH, WINDU SUKO BASUKI, POSITIF TERINFEKSI COVID-19   PENGETATAN PPKM, SELURUH OBYEK WISATA DI PURBALINGGA, JATENG, DITUTUP TOTAL SELAMA SEPEKAN   POLRI-TNI TERJUNKAN 600 PERSONEL BANTU PENANGANAN COVID-19 DI KUDUS, JAWA TENGAH   PEMKOT MAGELANG SEWA HOTEL UNTUK MENAMBAH TEMPAT ISOLASI/KARANTINA PASIEN COVID-19 TANPA GEJALA   SEBANYAK 106 ASN DI SALATIGA POSITIF TERINFEKSI COVID-19   PPDB SMA DI JAWA TENGAH DIBUKA HINGGA 24 JUNI 2021   SEBANYAK 18 ORANG MENGGUGAT JULIARI BATUBARA MENUNTUT GANTI RUGI PEMBERIAN BANSOS SEBESAR RP 16,2 JUTA   POLISI AKAN SEKAT SEJUMLAH JALAN LAIN YANG MENJADI TEMPAT WARGA BERKERUMUN DI JAKARTA   KABARESKRIM POLRI IRJEN AGUS ANDRIANTO: PASPOR ADELIN LIS DENGAN NAMA HENDRO LEONARDI TERBIT PADA 2017   KOMISI V DPR MINTA KEMENHUB PERKETAT REGULASI TRANSPORTASI GUNA CEGAH PENULARAN COVID-19   KEGIATAN DI TEMPAT IBADAH DITIADAKAN SELAMA MASA PENGUATAN PPKM MIKRO 22 JUNI SAMPAI 5 JULI 2021