HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Syekh Puji Ngaku Dipolisikan Nikahi Bocah 7 Tahun karena Uang Rp35 Miliar

Jumat, 3 April 2020 | 00:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPAI) melaporkan Pudjiono Cahyo Widiyanto atau dikenal dengan Syekh Puji ke polisi atas dugaan pencabulan karena menikahi siri seorang anak. 

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, aduan itu diterima pada Desember 2019. Saat ini laporan itu sudah masuk proses penyelidikan. 

"Poses penyelidikan dilakukan dengan memeriksa kepada enam saksi untuk memberikan keterangan dan bukti terkait kasus tersebut," kata Iskandar yang dilansir dari Kompas.com, Kamis (2/4/2020). 

Baca Juga: Kronologi Pernikahan Syekh Puji dengan Bocah 7 Tahun Terbongkar, Gara-gara Nyanyian Keponakan

Berdasarkan bukti visum dokter, tidak ada tanda kekerasan seksual yang dialami anak yang dinikahi Syekh Puji. Namun, tim penyidik masih melakukan proses penyelidikan untuk mendalami unsur-unsur pidana dari yang dilaporkan.

Adapun Ketua Komnas Perlindungan Anak (KPA) Jawa Tengah Endar Susilo mengatakan, pernikahan tersebut terjadi pada 2017 saat sang anak berusia tujuh tahun. 

Namun, Syekh Puji membantah tuduhan tersebut. Syekh Puji mengaku kabar itu sengaja disebarkan oleh oknum yang berusaha memerasnya.

"Tidak benar saya telah menikah dengan anak di bawah umur berusia 7 tahun," jelas Syekh Puji melalui surat penyataan yang diterima, Kamis (2/4/2020).

Ia pun menceritakan awal mula kabar tersebut dituduhkan kepadanya oleh oknum yang mengaku dekat dengan media dan Polda Jateng. 

Ia mengaku diancam dengan menyebarkan berita tentang dirinya yang menikah lagi dengan anak berusia 7 tahun. 

Baca Juga: Syekh Puji Kembali Dilaporkan ke Polisi Usai Nikahi Bocah 7 Tahun

"Permasalahan ini berawal dari adanya skenario permintaan uang kepada saya sejumlah Rp 35 miliar dengan ancaman akan membuat berita tentang saya menikah lagi dengan anak di bawah urnur berusia 7 tahun yang dipastikan akan viral karena info yang bersumber dari salah satu keluarga besar saya pasti akan dipercaya," katanya. 

Selain oknum tersebut, Syekh Puji mengaku skenario permintaan uang itu juga dilakukan oleh beberapa anggota keluarga besarnya. Namun, permintaan itu ditolak oleh Syekh Puji

#SyekhPuji #Cabul #PudjionoCahyo

Editor : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
03:28
JUBIR PEMERINTAH UNTUK PENANGANAN VIRUS KORONA: NORMAL BARU BUKAN BERARTI KEMBALI SEPERTI SEBELUM ADA PANDEMI   PEMPROV SULAWESI SELATAN MENGATAKAN 12 KABUPATEN SUDAH AMAN DARI VIRUS KORONA   SPANYOL BERENCANA UNTUK MEMPERPANJANG "LOCKDOWN" HINGGA 21 JUNI 2020   POLRES METRO JAKARTA BARAT TANGKAP 12 ANGGOTA GENG MOTOR BERSENJATA DI SLIPI   PEMPROV DKI JAKARTA SEBUT 2.102 ORANG SEMBUH DARI VIRUS KORONA SELAMA MASA PANDEMI   GUBERNUR JAWA TIMUR KHOFIFAH INDAR PARAWANSA MINTA PERILAKU DISIPLIN WARGA MALANG RAYA HADAPI KORONA DIPERKUAT   KABID HUMAS POLDA METRO JAYA SEBUT SEBANYAK 10.863 KENDARAAN DILARANG KELUAR-MASUK JAKARTA KARENA TAK PUNYA SIKM   KEMENDESA PDTT TERIMA 2.645 ADUAN SOAL BANSOS DAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DARI DANA DESA   GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL SEBUT RS HASAN SADIKIN BANDUNG KEMBALI LAYANI PASIEN UMUM MULAI SENIN, 1 JUNI 2020   STRIKER ASAL ARGENTINA, MAURO ICARDI, RESMI KE PARIS SAINT-GERMAIN SETELAH DIREKRUT DARI INTER MILAN   JUBIR COVID-19 SULAWESI UTARA SEBUT 52 PASIEN YANG POSITIF VIRUS KORONA DINYATAKAN SEMBUH   BIN MENGGELAR KEMBALI "RAPID TEST" DAN "SWAB TEST COVID-19" MASSAL DI SURABAYA, JAWA TIMUR   PEMKOT TASIKMALAYA MULAI BERSIAP MENERAPKAN TATANAN NORMAL BARU   MENTERI PPPA DORONG LARANGAN PROMOSI ROKOK UNTUK CEGAH PEROKOK ANAK