HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

TERUNGKAP! Alasan Jokowi Tak Terapkan Lockdown untuk Atasi Corona

Selasa, 24 Maret 2020 | 11:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas dengan 34 gubernur se-Indonesia.

Dalam rapat terbatas, Jokowi memberikan pengarahan dalam menghadapi pandemik virus corona (Covid-19).

Jokowi menegaskan kepada para gubernur bahwa pemerintah pusat tidak akan mengambil keputusan lockdown.

Baca Juga: [FULL] Arahan Terbaru Jokowi untuk Gubernur dalam Tangani Corona

Bahkan, Jokowi juga menyebut kalau dirinya kerap mendapatkan pertanyaan mengapa tidak melakukan lockdown seperti negara-negara lainnya.

Namun, Jokowi menegaskan bahwa setiap negara memiliki karakter dan budaya yang berbeda-beda.

"Ada yang bertanya kepada saya, kenapa kebijakan lockdown tidak kita lakukan? perlu saya sampaikan, bahwa setiap negara memiliki karakter yang berbeda-beda, memiliki budaya yang berbeda-beda, memiliki kedisiplinan yang berbeda-beda," kata Jokowi dalam rapat terbatas lewat video conference dari Istana Merdeka yang juga disiarkan melalui channel YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (24/3/2020).

Jokowi pun mengaku sudah mempelajari hal ini matang-matang dengan melakukan analisis terhadap kebijakan semua negara yang terjangkit Covid-19.

Baca Juga: Jokowi: Virus Corona Menyebar di 189 Negara, Sulit Dicegah!

"Sehingga negara kita yang paling pas adalah physical distancing, menjaga jarak aman, itu yang paling penting. Kalau itu yang bisa kita lakukan saya yakin bahwa kita bisa mencegah penyebaran Covid-19 ini," kata Jokowi.

#Covid19 #VirusCorona #Jokowi

Editor : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
10:27
SEKDA PROVINSI JATIM HERU TJAHJONO: PSBB SURABAYA RAYA DIPERPANJANG HINGGA 8 JUNI 2020   BUPATI BENER MERIAH, ACEH, SARKAWI, AJUKAN PENGUNDURAN DIRI UNTUK FOKUS PENGOBATAN DAN PEMULIHAN PENYAKITNYA   BUPATI BENER MERIAH, ACEH, SARKAWI, AJUKAN SURAT PENGUNDURAN DIRI LANGSUNG KE MENDAGRI   DITLANTAS POLDA METRO JAYA TIADAKAN KEBIJAKAN GANJIL-GENAP DI JAKARTA HINGGA 4 JUNI 2020   DITLANTAS POLDA METRO JAYA PERKETAT "CHECK POINT" PSBB CEGAH MASYARAKAT DARI LUAR DAERAH KE JAKARTA   HARI INI, JADWAL COMMUTER LINE KEMBALI IKUTI ATURAN PSBB   10 TITIK POS PENYEKATAN POLDA JATENG TELAH PUTAR BALIKKAN 5.267 KENDARAAN YANG AKAN MUDIK   DITLANTAS POLDA METRO JAYA MENCATAT ADA 417 KENDARAAN UMUM YANG DISITA KARENA TIDAK MEMPUNYAI IZIN TRAYEK/ILEGAL   KORLANTAS CATAT 31 HARI OPERASI KETUPAT 2020 TELAH PUTAR BALIKAN 78.455 KENDARAAN YANG NEKAT MUDIK   WAGUB KALTENG HABIB SAID ISMAIL MENGUNDURKAN DIRI DARI BAKAL CAWAGUB DI PILGUB BERIKUTNYA   PEMERINTAH KOTA WUHAN, TIONGKOK, MEMUTUSKAN UNTUK MELARANG SEMUA PERDAGANGAN DAN MAKAN HEWAN LIAR    WHO DAN UNICEF SEBUT 80 JUTA ANAK DI DUNIA TERANCAM AKIBAT PROGRAM IMUNISASI TERGANGGU KARENA PANDEMI KORONA   PEMKAB GORONTALO UTARA GELAR RAZIA KTP TERHADAP PENDATANG GUNA CEGAH PENYEBARAN KORONA   POLDA JAWA BARAT BERLAKUKAN PENYEKATAN ARUS BALIK KE JAKARTA