HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Kontroversi Hamil di Kolam Renang, Dokter: Hanya Mitos, Peluangnya Hampir Tidak Mungkin

Senin, 24 Februari 2020 | 16:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pernyataan kontroversial Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Sitty Hikmawatty ini, sebenarnya keluar saat ditanya wartawan soal terbongkarnya praktik klinik aborsi ilegal di Jakarta.

Tetapi, di balik pesan pentingnya soal pendidikan kesehatan reproduksi, justru pernyataan ini yang menjadi viral.

Benarkah kehamilan bisa terjadi jika sel telur dan sperma bertemu di kolam renang? 

Dokter Nazar menyebut, secara teori kehamilan memang bisa terjadi jika sel telur bertemu sperma, tetapi ada prakondisi tertentu yang harus dipenuhi.

Diantaranya adalah suasana medium pertemuan termasuk keasaman, Ph, dan kualitas sel telur dan sperma.

Gara-gara pernyataan perempuan bisa hamil saat berenang dari salah satu komisionernya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia pun mengeluarkan klarifikasi.
 
Dalam surat resminya, KPAI menyebut pernyataan itu adalah sikap pribadi Sitti Hikmawatty dan bukan sikap dan pemahaman KPAI secara lembaga.

Aktivis Perempuan Tunggal Pawestri menilai, pernyataan komisioner KPAI Sitti Hikmawatty juga keliru dan perempuan bisa hamil karena berenang dengan lawan jenis, hanyalah sebuah mitos.

Lewat pernyataan tertulis, Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty pun meminta maaf kepada publik dan mencabut pernyataannya.

“Saya meminta maaf kepada publik karena memberikan statement yang tidak tepat. Statement tersebut adalah statement pribadi saya dan bukan dari KPAI. Dengan ini, saya mencabut statement tersebut. Saya memohon kepada semua pihak untuk tidak menyebarluaskan lebih jauh atau malah memviralkannya. ungkap Sitti Hikmawatty.

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
19:16
ADA 1.677 KASUS POSITIF KORONA DI INDONESIA, 103 DI ANTARANYA TELAH DINYATAKAN SEMBUH   BACA E-PAPER KOMPAS GRATIS DARI RUMAH. GUNAKAN KODE KOMPASWFH, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/EPAPERKOMPAS   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH SATU VISI DALAM MENANGANI PANDEMI VIRUS KORONA   PRESIDEN JOKOWI PASTIKAN FASILITAS ISOLASI DI PULAU GALANG, BATAM, BEROPERASI PADA 6 APRIL 2020   WAKIL BUPATI LUWU TIMUR, SULSEL, IRWAN BACHRI SYAM SUMBANGKAN SELURUH GAJINYA UNTUK TANGGULANGI KORONA   OJK INGATKAN KEPADA INDUSTRI KEUANGAN TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN ATAS KONDISI YANG TERJADI AKIBAT KORONA   MENKEU SRI MULYANI SUNTIK DANA RP 3 TRILIUN KE BPJS KESEHATAN UNTUK BISA SEGERA BAYAR TAGIHAN RS   KEMENTERIAN ESDM: PELANGGAN LISTRIK PRABAYAR GOLONGAN 450 VA & 900 VA AKAN DAPAT TOKEN GRATIS SELAMA 3 BULAN KE DEPAN   DITLANTAS POLDA METRO JAYA UNDUR WAKTU PENYERAHAN BARANG BUKTI TILANG KE KEJARI DKI AKIBAT ADA PANDEMI KORONA   PEMKAB KEPULAUAN SERIBU SEDIAKAN "RAPID TEST" KORONA DI PUSKESMAS DAN RSUD DI PULAU PRAMUKA   PEMKAB KEPULAUAN SERIBU SIAPKAN DUA PULAU SEBAGAI TEMPAT ISOLASI PASIEN KORONA   DOKTER SPESIALIS PARU ERLINA BURHAN INGATKAN MASYARAKAT TIDAK "PANIC BUYING" BELI MASKER DI TENGAH PANDEMI KORONA   MENSOS JULIARI BATUBARA: PROGRAM BANTUAN SOSIAL SELAMA PANDEMI KORONA SEGERA DISALURKAN   PRESIDEN JOKOWI DIGUGAT OLEH KELOMPOK PEDAGANG ECERAN KARENA DIANGGAP LALAI ANTISIPASI PANDEMI VIRUS KORONA