HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Mahfud MD: Aksi 212 Bagus Untuk Mengawal Kinerja Pemerintah

Jumat, 21 Februari 2020 | 23:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan menilai bahwa aksi unjuk rasa 212 yang digelar ini, bagus untuk mengawal kinerja pemerintah.

Aksi 212 ini bertema "Berantas Korupsi", berlangsung di silang barat daya Monas atau Patung Kuda dan depan Istana Negara.

Berlangsung pada Jumat (21/02/2020), jumlah massa diperkirakan mencapai 2.000 orang.

Baca Juga: Aksi 212 Minta Ahok Dicopot, Ini Kata Erick Thohir

Massa akan menggerlar aksi damai yang dilaksanakan sesudah ibadah salat Jumat di Masjid Istiqlal, hingga pukul 18.00 WIB.

Mahfud MD Menilai bahwa kegiatan 212 ini merupakan bentuk tekanan publik kepada pemerintah.

"Bagus, bagus. Biar ada tekanan publik, sekaligus publik tahu apa yang dikerjakan oleh pemerintah dan pemeritnah tahu bahwa masyarakat peduli dengan soal itu," ujar Mahfud dilansir dari Kompas.com (21/02) di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat.

Peserta aksi 212 merupakan Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dan Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Aksi 212 Berantas Korupsi ini merupakan ajakan untuk menangkap para koruptor.

Penulis : Angela Winda



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
13:48
PEMERINTAH ITALIA PERPANJANG “LOCKDOWN” HINGGA 13 APRIL 2020   PT KAI: DAMPAK VIRUS KORONA, PENUMPANG KERETA API DI SUMATERA UTARA TURUN HINGGA 60 PERSEN   GELAR RESEPSI PERNIKAHAN SAAT PANDEMI VIRUS KORONA, KAPOLSEK KEMBANGAN DICOPOT   PANTAU KESEHATAN PEMUDIK, PEMKAB MADIUN DIRIKAN POSKO PEMERIKSAAN KORONA DI STASIUN DAN TERMINAL CARUBAN   DINAS KOMUNIKASI INFORMASI DAN STATISTIK RIAU: 4.444 TKI DARI MALAYSIA MASUK INDONESIA LEWAT RIAU   PANDEMI KORONA, KKP MINTA AKSES PENGIRIMAN SARANA PRODUKSI & LOGISTIK DI BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN TAK DIBATASI   PEMPROV SULAWESI SELATAN SIAPKAN LAHAN DI GOWA KHUSUS UNTUK TEMPAT PEMAKAMAN JENAZA PASIEN VIRUS KORONA   WALI KOTA JAKARTA BARAT: 144 JEMAAH YANG DIISOLASI DI MASJID JAMI, KEBON JERUK, TAK ADA YANG MEMILIKI GEJALA KORONA   JUBIR PENANGANAN VIRUS KORONA: PEMERIKSAAN DENGAN MESIN TB-TCM DIPRIORITASKAN DI DAERAH YANG BANYAK KASUS KORONA   GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA: RSUD TONGAS, PROBOLINGGO, JADI RUJUKAN PASIEN KORONA   BELUM BERSTATUS PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR, PEMPROV DKI BELUM STOP TRANSPORTASI DARI DAN KE JAKARTA   KEPALA IMIGRASI: WNA DILARANG MASUK KE INDONESIA, PENJAGAAN PELABUHAN DAN BANDARA DI BATAM DIPERKETAT   CEGAH PENYEBARAN KORONA, ANGKASA PURA II: BANDARA SOEKARNO-HATTA BERLAKUKAN LARANGAN KEDATANGAN WNA   PBNU MINTA MASYARAKAT JANGAN TOLAK PEMAKAMAN PASIEN POSITIF KORONA YANG MENINGGAL