Kompas TV nasional kompas siang

Revitalisasi Monas, Sekda DKI: Lebih Suka Diteruskan, tapi Harus Dihentikan

Rabu, 29 Januari 2020 | 13:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Sekretariat Daerah resmi menghentikan sementara proyek revitalisasi Monas.

Keputusan ini dibuat pasca digelarnya rapat antara sekda DKI dengan DPRD DKI karena terpangkasnya daerah resapan air, serta belum ada izin dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

Baca Juga: Pemprov DKI Sepakat Revitalisasi Monas Disetop

Menanggapi kisruh revitalisasi kawasan Monas, Selasa 28 Januari 2020 kemarin, Komisi II DPR menggelar rapat dengan Menteri Sekretaris Negara.

Hasil rapat tersebut DPR meminta revitalisasi dihentikan segera.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno pun menyebut pihaknya sudah menyurati Pemprov DKI Jakarta terkait dengan belum terpenuhinya prosedur revitalisasi Monas.

Mensesneg yang juga sekaligus Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka juga tengah menanti surat dari Pemprov DKI terkait kelalaian prosedur perizinan.

Sementara itu, anggota Komisi II fraksi PDI Perjuangan, Hugua, meminta Kementerian Sekretariat Negara menghentikan proyek revitalisasi Monas yang dinilai memberikan dampak negatif pada lingkungan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pemerintah pusat seharusnya melakukan harmonisasi aset negara agar tidak terjadi saling lempar tanggung jawab.

Menanggapi hal ini, Sekda Pemprov DKI Jakarta Saefullah akhirnya menyerah dan memilih proyek revitalisasi dihentikan sementara mulai Rabu (29/1) ini.

Sebelumnya, Sekda DKI dan DPRD DKI menggelar rapat koordinasi membahas konsep revitalisasi yang memangkas ratusan pohon, wilayah resapan air, dan soal proyek yang belum mengantongi izin.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi juga mempertanyakan koordinasi dengan pemerintah pusat dan menilai ada kebohongan saat proyek dibangun, karena tidak sesuai dengan hasil pembahasan sebelumnya.

Baca Juga: Ketua DPRD DKI Sidak Proyek Revitalisasi Monas dan Temukan Ketidaksesuaian

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono juga menyayangkan tidak adanya koordinasi dari Gubernur DKI dan menegaskan ada sanksi bila Pemprov DKI tetap melakukan revitalisasi.

Revitalisasi Monas hingga saat ini menjadi sorotan karena tak hanya memangkas daerah resapan air di tengah waspada banjir ibu kota, tetapi juga belum mengantongi izin dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka, Jakarta.

Editor : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:22
PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON RESMI JADI TUAN RUMAH KONFERENSI VIRTUAL BANTUAN UNTUK LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   DIRLANTAS POLDA METRO JAYA: PELANGGAR GANJIL-GENAP DI DKI JAKARTA DITILANG MULAI SENIN, 10 AGUSTUS 2020   KORBAN DARI TERSANGKA KASUS "FETISH" KAIN JARIK INGIN PEMERINTAH SEGERA MELAKUKAN PEMBAHASAN & PENGESAHAN RUU PKS   SEKJEN PDI-P HASTO KRISTIYANTO: PILKADA 2020 AKAN JADI STIMULUS PENGGERAK DI TENGAH LESUNYA PEREKONOMIAN   INDIKATOR POLITIK INDONESIA MINTA PENYELENGGARA PEMILU AWASI CALON PETAHANA SOAL PEMBERIAN BANSOS SELAMA PANDEMI   KEMDIKBUD MEMINTA SEKOLAH TERAPKAN KURIKULUM YANG SAMA BAGI SISWA BELAJAR DI RUMAH DAN DI SEKOLAH   FSGI: KEBIJAKAN PEMERINTAH IZINKAN SEKOLAH TATAP MUKA DI WILAYAH ZONA KUNING BERPOTENSI JADI KLASTER BARU KORONA   SATGAS COVID-19 JAWA TIMUR AKAN TUNGGU WILAYAH MENJADI ZONA HIJAU SEBELUM MEMBUKA SEKOLAH TATAP MUKA   KEPALA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO BERHARAP PIHAK TERKAIT PILIH ORANG YANG TEPAT UNTUK EDUKASI & SOSIALISASI MASKER   KEPALA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO SEBUT ANGKA KESADARAN MENGGUNAKAN MASKER DI INDONESIA MASIH RENDAH   KABUPATEN KULON PROGO, YOGYAKARTA MENCATAT KASUS KEMATIAN PERTAMA AKIBAT KORONA   PENGADILAN NEGERI SURABAYA TUTUP PELAYANAN SELAMA DUA PEKAN SETELAH TUJUH ASN POSITIF KORONA   GUBERNUR SUMSEL: SEMUA PASIEN KONTAK ERAT & KASUS SUSPEK AKAN MENJALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH MASING-MASING   GUBERNUR SUMSEL: MULAI 31 AGUSTUS 2020, WISMA ATLET JAKABARING PALEMBANG TAK LAGI RAWAT PASIEN KORONA