Kompas TV nasional aiman

Cegah Candu Gadget Anak Diberi Anak Ayam | Tersulut Gawai, Terganggu Jiwa AIMAN

Jumat, 1 November 2019 | 23:55 WIB

Seiring perkembangan zaman, keberadaan gawai seolah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Rasa canggung dan “mati gaya” pun menghinggap, jika tangan tidak menggengam gawai. Ini karena gawai telah menjadi kebutuhan. Berguna untuk membantu pekerjaan, hingga mencari hiburan. Namun, kehadirannya memunculkan efek candu. Candunya bisa menyebabkan gangguan jiwa.

Awal bulan ini, masyarakat dikejutkan dengan fakta Rumah Sakit Jiwa ternyata telah menangani ratusan anak pecandu gadget. Fenomena baru ini muncul sejak masifnya kehadiran gimonlinedan media sosial di perangkat telepon pintar (smartphone). Rata-rata dalam sebulan, rumah sakit jiwa menerima dua hingga puluhan pasien pecandu gawai berusia anak dan remaja. Jumlahnya terus meningkat. Tiap hari ada saja pasien yang yang dating berobat akibat kecanduan gawai. Bagaimana ini bisa terjadi?

Jurnalis Kompas TV, Aiman Witjaksono mendatangi salah satu Rumah Sakit Jiwa yang menangani pasien candu gawai terbanyak, yaitu RSJ Cisarua di Jawa Barat. Aiman akan melihat bagaimana penanganan pasien pecandu gawai dan berbincang dengan dokter ahli kejiwaan untuk mengetahui bagaimana ciri anak penderita gangguan kejiwaan akibat candu gawai dan bagaimana pencegahannya.

#AIMAN #GangguanJiwa #Gadget

Editor : Novian Zainul Arifin



BERITA LAINNYA


BUMN

Darmawan Junaidi, Sosok Baru Dirut Bank Mandiri

Selasa, 20 Oktober 2020 | 19:04 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
19:19
MENPORA ZAINUDIN AMALI BELUM BISA PASTIKAN PENYELENGGARAAN PIALA DUNIA U-20 PADA 2021 DENGAN ATAU TANPA PENONTON   CALON VAKSIN KORONA MILIK RUSIA, SPUTNIK V, AKAN DIUJI KLINIS KE LANSIA YANG BERUSIA DI ATAS 60 TAHUN   ISTRI PRESIDEN PERANCIS, BRIGITTE MACRON, JALANI ISOLASI SEUSAI KONTAK DENGAN ORANG POSITIF KORONA    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.648 ORANG: 1.189 SEMBUH, 150 MENINGGAL DUNIA, 309 DALAM PERAWATAN    HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 17.593 POSITIF, 15.133 SEMBUH, 445 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 29.844 POSITIF, 24.324 SEMBUH, 1.607 MENINGGAL DUNIA    HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 31.250 POSITIF, 20.821 SEMBUH, 600 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 49.474 POSITIF, 43.356 SEMBUH, 3.582 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 96.217 POSITIF, 81.013 SEMBUH, 2.068 MENINGGAL DUNIA   PEMERINTAH: ADA 2 PROVINSI DAN 5 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 501 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA    PEMERINTAH: HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 4.123.624 SPESIMEN   HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 160.740 ORANG   HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 368.842 POSITIF, 293.653 SEMBUH, 12.734 MENINGGAL DUNIA