Kompas TV regional berita daerah

Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Harap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Minggu, 27 November 2022 | 20:33 WIB
anwar-ibrahim-jadi-pm-malaysia-gubernur-riau-harap-pembangunan-jembatan-selat-malaka-terwujud
Anwar Ibrahim ketika dilantik sebagai perdana menteri Malaysia, Kamis (24/11/2022). Ia berjanji untuk menyembuhkan negara yang terpecah secara rasial, memerangi korupsi dan menghidupkan kembali ekonomi yang sedang kepayahan dengan meningkatnya biaya hidup pasca pandemi Covid-19. (Sumber: AP Photo)
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur Riau Syamsuar berharap pembangunan jembatan yang melintasi Selat Malaka dan menghubungkan Indonesia-Malaysia diwujudkan. Syamsuar menyampaikan harapan tersebut usai Anwar Ibrahim resmi menjadi perdana menteri ke-10 Malaysia.

Syamsuar berharap Anwar akan mengeksekusi wacana pembangunan infrastruktur tersebut. Pembangunan jembatan Selat Malaka sendiri sudah diwacanakan sejak lama.

Wacana pembangunan jembatan Selat Malaka pun menguat usai Anwar dilantik sebagai perdana menteri Malaysia yang baru.

Politikus senior Malaysia itu dilaporkan akan berkunjung ke Indonesia untuk menemui Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat ini.

Baca Juga: Benarkah Nomor Telepon Jokowi Tak Sengaja 'Dibocorkan' Anwar Ibrahim? Ternyata karena Video Ini


Ketika menghadiri upacara pelantikan Ikatan Keluarga Kabupaten Siak Dumai (IKKSD) periode 2022-2025 di Balai Pertemuan Sri Bunga Tanjung, Kota Dumai, Riau, Sabtu (26/11/2022), Syamsuar mengaku akan menyampaikan usul pembangunan jembatan Selat Malaka kepada Anwar.

Syamsuar mengaku telah diajak bertemu PM Malaysia yang baru itu oleh kenalannya yang merupakan pengusaha Malaysia. Syamsuar mengeklaim kenalannya itu merupakan orang dekat Anwar Ibrahim.

"Tentu saya bersedia. Saya akan sampaikan soal Jembatan Selat Melaka ini kepada beliau," ujar Syamsuar dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (27/11).

Wacana pembangunan jembatan Selat Malaka sendiri sempat menguat ketika masa kekuasaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saat itu, Malaysia disebut siap berkontribusi membangun.

Akan tetapi, SBY kemudian tidak menyepakati wacana tersebut. Ketika Jokowi berkuasa, wacana pembangunan jembatan Selat Malaka pun belum diwujudkan.

Jembatan Selat Malaka, menurut wacana yang beredar, sedianya akan menghubungkan Pulau Rupat dan Dumai, Riau dengan Telok Gong yang berada di Semenanjung Malaka.

Baca Juga: Jembatan Kaca Terpanjang Di Asia Tenggara Ada Di Gianyar, Bali!


Sumber : Kompas TV/Kompas.com

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x