Kompas TV video vod

Usut Kerusuhan Kanjuruhan, PSSI: Supporter yang Turun ke Lapangan Tidak Niat Memukul

Rabu, 5 Oktober 2022 | 23:13 WIB

Penulis : Natasha Ancely

JAKARTA, KOMPAS.TV - Terkait pengusutan tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur Presiden Joko Widodo menegaskan tidak boleh ada yang ditutup-tutupi.

Sementara itu, komite disiplin PSSI telah menjatuhkan sanksi berat untuk Arema FC.

Saat berada di stadion, presiden meminta polisi dan tim pencari fakta untuk mengevaluasi total tragedi hingga merenggut nyawa ratusan orang.

Evaluasi mencakup kondisi seluruh stadion, serta format kompetisi sepak bola di Indonesia agar tragedi kanjuruhan tidak kembali terjadi.

Baca Juga: Kisah Elmiati, Kehilangan Suami dan Anaknya Akibat Tragedi Kanjuruhan

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memastikan tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan Malang akan bekerja secara profesional.

Ketua Komite Disiplin PSSI Erwin Tobing mengatakan, supporter Arema yang turun ke lapangan tidak ada niat untuk memukul pemain, dan membuat chaos.

Mereka spontanitas turun ke lapangan untuk memberi dukungan pada pemain Arema FC.

Di sisi lain Erwin menyebut, turunnya pendukung ke lapangan adalah hal yang tidak tertib.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x