Kompas TV regional kriminal

Fakta Penganiaya Driver Ojol di SPBU Semarang Tewas Dikeroyok, Melawan saat akan Dibawa ke Polisi

Rabu, 28 September 2022 | 05:30 WIB
fakta-penganiaya-driver-ojol-di-spbu-semarang-tewas-dikeroyok-melawan-saat-akan-dibawa-ke-polisi
Hasto Priyo Wasono (54) driver ojol di Kota Semarang korban pengeroyokan.( (Sumber: KOMPAS.COM/screenshot akun Instagram @info.terkini)

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Vyara Lestari

SEMARANG, KOMPAS.TV - Pria berinisial KP, pelaku yang menganiaya driver ojek online atau ojol, Hasto Priyo Wasono (54), di SPBU Majapahit, Semarang, dilaporkan tewas dikeroyok oleh sejumlah rekan Hasto yang juga driver ojol.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menjelaskan, insiden KP dikeroyok oleh sejumlah driver ojol itu terjadi setelah ia menganiaya Hasto Priyo Wasono.

Baca Juga: Penganiaya Driver Ojol di SPBU Semarang Tewas Dikeroyok Rekan Sesama Ojol, Ini Penjelasan Polisi

Kombes Irwan menyampaikan, sebelum pengeroyokan terjadi, sejumlah driver ojol awalnya hendak mengantarkan Hasto ke Polsek Pedurungan, Semarang, untuk melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya di SPBU Majapahit.

Pelaporan ke kantor Polsek Pedurungan dilakukan setelah korban Hasto mengambil visum di RS Bhayangkara Semarang.

Namun, ketika di perjalanan, para driver ojol yang mengantar Hasto mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku penganiayaan KP melalui grup WhatsApp.

Dari pesan di grup Whatsapp itu, pelaku KP terdeteksi berada di Jalan Nogososro, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Driver Ojol yang Tabungannya Ludes Usai Terima Telepon dari Nomor Misterius Ternyata Korban PHK

Setelah itu, kata Kombes Irwan, para driver ojol tersebut bergegas ke tempat pelaku KP berada. Mereka mendatangi KP dengan tujuan untuk diserahkan ke polisi yang ada di polsek terdekat.

“Jadi di sini ada dua kasus yang saling berkaitan,” kata Kombes Irwan dikutip dari Kompas.com, Selasa (27/9/2022).

Begitu ditemui di lokasi, lanjut Irwan, pelaku KP menolak menyerahkan diri ke kantor Polsek Pedurungan.

Tak hanya menolak dibawa ke kantor polisi, kata Kombes Irwan, pelaku KP justru melakukan perlawanan dengan menodongkan sebilah pisau sangkur lipat.

Aksi perlawanan KP pun terekam dalam kamera pengawas CCTV. Pelaku KP tanpa ragu menodongkan pisau ke para driver ojol yang merupakan teman Hasto itu.

Baca Juga: Usai Terima Telepon dari Nomor Ini, Uang Rp65 Juta Hasil Menabung 7 Tahun Milik Driver Ojol Ludes

Salah satu pelaku pengeroyokan berinisial BS, mengaku sempat diancam KP dengan pisaunya.

Lalu, BS menangkis todongan itu dengan tangan kanannya. Akibatnya, tangan dan mulut BS sempat tergores pisau hingga berdarah.

Di saat bersamaan, ia memukul kepala KP menggunakan helm. Rekan ojolnya yang juga jadi tersangka, yakni NS juga memukul KP dengan bambu putih.


Sumber : Kompas.com

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x