Kompas TV nasional hukum

Eks Penasihat Kapolri Duga Kakak Asuh akan Bermain di Persidangan demi Ferdy Sambo Dihukum Ringan

Jumat, 23 September 2022 | 07:28 WIB
eks-penasihat-kapolri-duga-kakak-asuh-akan-bermain-di-persidangan-demi-ferdy-sambo-dihukum-ringan
Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran Bandung, Prof Muradi, berharap agar proses peradilan Ferdy Sambo, dikawal dengan baik (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Muradi, mantan penasihat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyebut sosok orang yang disebut sebagai 'kakak asuh' sudah mulai beraksi sejak Ferdy Sambo akan ditetapkan sebagai tersangka.

Diketahui, mantan Kadiv Propam Polri itu ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap ajudannya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Baca Juga: Polri: Saksi Kunci Obstruction of Justice Sakit Parah, Butuh Waktu Panjang untuk Penyembuhannya

Menurut Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran Bandung itu, lamanya penetapan terdangka Ferdy Sambo diduga tak lepas dari upaya intervensi sang kakak asuh tersebut.

Adapun penetapan tersangka Ferdy Sambo dalam kasus tewasnya Brigadir J diketahui memakan waktu lebih dari satu bulan sejak insiden berdarah pada 8 Juli 2022 lalu.

"Saya melihatnya seperti itu, polanya kelihatan," kata Muradi yang dikutip dalam program Sapa Indonesia Malam KompasTV, Rabu (21/9/2022).


 

"Kan ada empat tahapan nih. Pertama, soal penersangkaan FS yang akhirnya gagal. Kapolri dengan timsus tetap menersangkakan yang bersangkutan."

Baca Juga: Polri Respons Brigjen Hendra Naik Jet Pribadi Temui Keluarga Brigadir J: Akan Diselidiki Pemiliknya

Kemudian, lanjut Muradi, upaya intervensi yang dilakukan selanjutnya oleh 'kakak asuh' itu terjadi pada saat Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pemecatan Ferdy Sambo.

"Tahapan kedua adalah sidang komisi, mereka juga keras, tapi kemudian Pak Agung (Irwasum Polri) dan kawan-kawan menolak juga, akhirnya PTDH,” ujar Muradi.

Setelah dua upaya intervensi tersebut gagal, Muradi menuturkan, kakak asuh Ferdy Sambo tak berhenti.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x