Kompas TV tekno gadget

7 Fitur Baru WhatsApp, Bisa Urutkan Pesan yang Belum Terbaca

Sabtu, 10 September 2022 | 15:52 WIB
7-fitur-baru-whatsapp-bisa-urutkan-pesan-yang-belum-terbaca
Ilustrasi aplikasi WhatsApp. Tentara Inggris dilarang menggunakan WhatsApp untuk pekerjaan karena takut diretas Rusia. (Sumber: Kompas.tv/Ant)

Penulis : Dian Septina | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV - Aplikasi WhatsApp kembali meluncurkan fitur baru untuk memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna.

WhatsApp mulai melirik fitur pada panggilan video atau video call.

Selain itu, ada tambahan fitur untuk panggilan grup atau group call dan proses transfer data dari Android ke iPhone.

Perubahan-perubahan baru ini memperbaiki beberapa kekurangan pada WhatsApp yang seringkali dikeluhkan para pengguna.

Apa saja perubahan atau fitur barunya?

1. Kirim file lebih dari 2 GB

Fitur baru yang memungkinkan pengguna mengirim file ukuran besar, yakni hingga 2 GB dalam ruang obrolan individu maupun grup.

Ukuran file yang bisa dibagikan sebelumnya dibatasi maksimal 100 MB saja.

Menurut WhatsApp, peningkatan kapasitas pengiriman file ini akan membantu usaha kecil dan kelompok-kelompok sekolah.

Dikutip dari KompasTekno, kirim file lebih dari 2GB tersebut hadir pada WhatsApp Android versi 2.22.17.76 serta WhatsApp iOS versi 22.18.76.

Baca Juga: Akhirnya... Keluar Grup Whatsapp Bisa Nggak Ketahuan!

2. Reaksi

WhatsApp akhirnya turut meluncurkan fitur Reactions atau reaksi emoji, setelah tertinggal dari dua saudaranya, Instagram dan Facebook.

Ada enam emoji yang bisa digunakan pengguna sebagai reaksi dari pesan yang diterima.

3. Kapasitas 512 anggota dalam satu grup

Dilansir dari WhatsApp Blog, peningkatan kapasitas anggota grup menjadi permintaan yang paling banyak diterima WhatsApp dari pengguna.

Sebelumnya, admin WhatsApp Group hanya bisa menambahkan maksimal 256 anggota ke dalam grup. Kapasitas tersebut kini bertambah sebanyak dua kali lipat menjadi 512 anggota.

4. Bisa mute peserta group call

Perubahan baru selanjutnya pada WhatsApp adalah kemampuan untuk membisukan suara peserta group call.

Sebelumnya, jika melakukan group call pengguna hanya bisa membisukan suara sendiri.

Namun kini, WhatsApp menerapkan perubahan, di mana pengguna kini bisa membisukan suara pengguna lain saat melakukan panggilan suara.

5. Keluar grup secara diam-diam

Perubahan selanjutnya adalah saat ini, WhatsApp mengizinkan pengguna untuk keluar grup diam-diam. Sebagaimana diketahui, selama ini pengguna ketika meninggalkan sebuah grup akan meninggalkan sebuah jejak berupa tulisan “(nama pengguna) left”. Kini pengguna ketika meninggalkan grup bisa tanpa meninggalkan jejak.

Baca Juga: Fitur "Delete Message" WhatsApp Kini Bisa Digunakan Setelah 2 Hari

6. Melihat khusus pesan-pesan yang belum dibaca

Perubahan lain yang diterapkan WhatsApp yakni pengguna bisa melihat khusus pesan mana saja yang belum sempat Ia baca.

Selama ini, pengguna untuk melihat pesan hanya bisa melihat dari kolom “Chat” di mana pesan sudah terbaca maupun belum akan tercampur jadi satu, sehingga cukup menyulitkan untuk memilah apabila menerima banyak pesan.

Kini WhatsApp menerapkan perubahan baru, yakni opsi “Belum dibaca” untuk melihat khusus pesan yang belum dibaca.

7. Ubah waktu hapus pesan

Perubahan lain yang diterapkan WhatsApp adalah WhatsApp memperpanjang batas waktu untuk menghapus pesan yang telah dikirimkan.

Dengan perubahan baru ini, pengguna memiliki waktu lebih banyak untuk berkesempatan menghapus pesan yang telah Ia kirimkan menjadi 60 jam atau 2 hari 12 jam. Kesempatan waktu hapus pesan sebelum diubah adalah hanya 4.096 detik, atau 1 jam 8 menit 16 detik saja.



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x