Kompas TV regional viral

Detik-detik Menegangkan Sopir Trans Jogja Lindungi Tas dari Perampas Sembari Menyetir

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:55 WIB
detik-detik-menegangkan-sopir-trans-jogja-lindungi-tas-dari-perampas-sembari-menyetir
Tangkapan layar CCTV dalam bus. Percobaan perampasan tas milik sopir Trans Jogja yang dilakukan oleh salah satu penumpang bus tersebut. (Sumber: Kompas.com/Istimewa)

Penulis : Danang Suryo | Editor : Gading Persada

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Kamera CCTV bus Trans Jogja merekam detik-detik menegangkan antara sopir dengan penumpang yang diduga hendak merampas tas.

Dalam video yang beredar, tampak bus hanya berisi sang sopir dan penumpang perempuan. Tiba-tiba perempuan tersebut diduga hendak merampas tas milik sang sopir.

Sopir tampak berusaha melindungi tasnya sembari menyetir bus tersebut. Rekaman berdurasi 1 menit 25 detik itu sempat ramai di media sosial dan menjadi viral.

Perempuan tersebut berusaha menarik tas milik sopir bus usai mengeluarkan kantong plastik dari bajunya.

Sadar tasnya hendak dirampas, sopir dengan sigap menarik tas tersebut dengan tangan kiri. Sementara tangan kanannya berusaha mengendalikan setir bus.

Kemudian adu mulut antar keduanya terjadi dan penumpang itu diduga dipaksa turun oleh sang sopir.

Baca Juga: Detik-Detik Gibran Murka Tarik Masker Paspampres Hingga Talinya Putus!

Manajemen Trans Jogja angkat bicara

Direktur Utama Jogja Tugu Trans Agus Andriyanto mengonfirmasi adanya tindak percobaan pencurian tas milik pengemudi bus seperti dalam video yang beredar.

Ternyata percobaan tersebut dilakukan pada Rabu (10/8) lalu. Pencurian itu terjadi di koridor Ngaglik, Kabupaten Sleman ke Bandara Adisutjipto, sampai dengan Terminal Pakem.

"Kejadiannya di mana kurang tahu tapi jam 15.00 sampai jam 16.00. Antara Bandara Adisutjipto-Pakem," tuturnya dikutip dari Kompas.com, Jumat (12/8).

Agus menuturkan saat itu bus tengah sepi dan posisi tas sopir berada di pojok.

"Kebetulan bus pas lagi sepi. Terus kebetulan driver-nya itu posisinya tasnya kan ada di pojok sehingga mau diambil itu kan gitu saja," lanjutnya.

Baca Juga: Viral Petugas PPSU Aniaya Kekasihnya di Pinggir Jalan, Wagub DKI : Sudah Ketemu, Pelaku Akan Dipecat

Ia menuturkan perempuan tersebut lantas diturunkan pada halte selanjutnya. Agus mengatakan pihaknya tak bisa melakukan apa-apa karena saat itu sopir tengah bertugas sendiri.

"Kita turunkan di halte selanjutnya. Karena kita nggak bisa ngapa-ngapain karena BTS (buy the service) itu single operator hanya driver saja. Jadi posisinya driver saja," jelasnya.

Meskipun telah terjadi dugaan percobaan pencurian, pihaknya belum akan melaporkan pelaku perampasan tas.

"Kayaknya repot sekali single operator itu lho. Kita juga harus melakukan pelayanan yang lain karena tidak ada korban, kita lepaskan kita suruh turun," ujarnya.


Sumber : Kompas.com

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x