Kompas TV video vod

Masjid Kiai Muara Ogan, Hampir 2 Abad Jadi Saksi Perkembangan Islam di Palembang

Rabu, 20 April 2022 | 16:17 WIB
Penulis : Kharismaningtyas

PALEMBANG, KOMPAS.TV - Menjadi salah satu bukti penyebaran Agama Islam di Palembang Sumatera Selatan, Masjid Kiai Muara Ogan yang berdiri di tepian Sungai Musi menjadi tempat wisata religi yang banyak dikunjungi warga.

Masjid Kiai Muara Ogan yang berlokasi di Satu Ulu Kertapati dibangun pada tahun 1871di wilayah Hulu Palembang tepatnya di tepian Sungai Musi.

Awalnya masjid ini bernama Masjid Jami Kiai Abdul Hamid bin Mahmud, namun kemudian lebih dikenal dengan sebutan Masjid Kiai Muara Ogan yang diambil dari nama pendirinya.

Selain usianya yang lebih dari seabad, masjid ini juga dikenal dengan arsitekturnya yang terbuat dari kayu unglen.

Terdapat 16 tiang yang menjadi ciri khas masjid.

Tiang tersebut terdiri dari empat tiang disebut soko guru dan 12 tiang penyangga lainnya, ditambah ornamen kaligrafi yang menghiasi pondasi masjid.

Pada awal pembangunan Masjid Kiai Muara Ogan memiliki luas 25 kali 20 meter.

Namun setelah direnovasi pada 1950 bangunan diperluas menjadi 50 kali 40 meter

Kubah yang mulanya bulat pun diganti dengan mustaka limas.

Selain difungsikan sebagai tempat beribadah, masjid ini juga memiliki sejarah penyebaran Islam di Sumatera Selatan oleh Kiai Muara Ogan yang merupakan salah satu ulama di Palembang dan telah wafat pada 31 Oktober 1901. 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x