Kompas TV video vod

Arteria Dahlan Sampaikan Maaf, Majelis Adat Sunda Polisikan Arteria atas Dugaan Penistaan

Jumat, 21 Januari 2022 | 09:15 WIB

Penulis : Dea Davina

JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah dipanggil oleh DPP PDI-P, anggota DPR RI fraksi PDI-P, Arteria Dahlan, meminta maaf atas ucapannya yang menyinggung masyarakat Jawa Barat.

Arteria menjelaskan bahwa apa yang ia lakukan dalam rapat, tidak bermaksud menyinggung suku tertentu, melainkan untuk mengingatkan Jaksa Agung.

Sebagai anggota DPR, Arteria mengaku siap menerima sanksi dari partai, dan akan mengevaluasi diri agar saat menyampaikan sesuatu di ruang publik bisa lebih efektif.

Tak hanya dipanggil PDI Perjuangan, Arteria Dahlan juga dimintai klarifikasi fraksi PDI Perjuangan di DPR.

Ketua fraksi PDI-P, Utut Adianto menyebut pihaknya ingin meminta keterangan dari Arteria terkait kontroversinya mengenai ucapannya yang meminta Jaksa Agung memecat Kajati yang berbicara bahasa sunda saat rapat dengan DPR.

Fraksi PDI-P akan memberikan pembinaan kepada Arteria Dahlan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menerima permohonan maaf Arteria Dahlan, terkait pernyataannya yang dianggap merendahkan bahasa sunda. 

Menurut ridwan kamil, sikap arteria dahlan sudah sesuai dengan keinginan masyarakat Jawa Barat, khususnya sunda, agar anggota DPR RI ITU segera meminta maaf. 

Sekelompok elemen masyarakat yang tergabung dalam Majelis Adat Sunda, melaporkan anggota DPR, Arteria Dahlan, ke Polda Jawa Barat, karena diduga telah melakukan penistaan.

Majelis Adat Sunda melapor ke polisi karena Arteria diduga telah melakukan penistaan, saat rapat DPR dengan Jaksa Agung.

Ketika itu, ia meminta Jaksa Agung mengganti seorang Kepala Kejaksaan Tinggi karena menggunakan bahasa sunda saat rapat.  

Tokoh Adat Sunda, Ari Mulia Subagja Husein, menganggap pernyataan Arteria telah menyakiti perasaan masyarakat sunda dan telah melanggar konstitusi.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19