Kompas TV nasional peristiwa

Wagub DKI Sebut Jakarta Kembali PPKM Level 2 Bukan karena Omicron, Ini Penjelasannya

Rabu, 5 Januari 2022 | 09:42 WIB
wagub-dki-sebut-jakarta-kembali-ppkm-level-2-bukan-karena-omicron-ini-penjelasannya
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/1/2022). (Sumber: Kompas.tv/HASYA NINDITA)

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, menegaskan bahwa kenaikan status PPKM di Jakarta menjadi PPKM Level 2 tidak berkaitan dengan penyebaran Covid-19 varian Omicron. 

"Tidak ada hubungan sama Omicron. (PPKM) level 2 tidak ada hubungan sama Omicron," katanya kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/1/22) malam.

Menurut Riza, penyebab Jakarta kembali berstatus PPKM Level 2 ialah karena penanganan Covid-19 yang belum optimal di daerah penyangga seperti Bekasi, Bogor, Tangerang, dan Depok.

"Memang sekarang Jakarta itu harus memperhatikan wilayah daerah penyangga, Bekasi, Kabupaten Bogor, Tangsel, Tangerang, dan lain lain," katanya.

Baca Juga: Omicron di Jakarta Bertambah Jadi 252 Kasus, Wagub DKI: Tidak Ada Lagi Main-Main Soal Karantina

Riza mengatakan, meskipun capaian vaksinasi Jakarta sudah melampaui target dan fasilitas penanganan Covid-19 berjalan dengan baik, tetapi, daerah penyangga juga harus menjadi perhatian. 

"Mengacu pada wilayah tersebut yang masih perlu ditingkatkan lagi makanya Jakarta sekali pun vaksin sudah 120 persen, penyebaran Covid rendah, angka kematian kecil, berbagai fasilitas kami baik namun demikian tapi kita harus memperhatikan daerah di sekitar jakarta untuk menjadi perhatian," ujarnya. 

Wilayah penyangga dinilai masih perlu meningkatkan kembali penanganan pandemi, salah satunya dalam capaian vaksinasi Covid-19. 

"Iya jadi salah satunya memang di daerah-daerah lain vaksinnya belum selesai semua dan berbagai fasilitas yang mungkin belum semua terpenuhi," ujarnya. 

Baca Juga: Kasus Omicron di Jakarta Bertambah 90, Total Jadi 252 Kasus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19