Kompas TV nasional peristiwa

KSAD Dudung Sampaikan Duka dan Maaf Mendalam Untuk Keluarga Korban Handi dan Salsa

Senin, 27 Desember 2021 | 12:54 WIB

Penulis : Yuilyana

GARUT, KOMPAS.TV –  Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman datangi keluarga korban tabrak lari yang dilakukan tiga oknum anggota TNI.

KSAD sampaikan duka cita yang mendalam dan berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan tiga tersangka sudah dilimpahkan ke Pomdam Jaya.

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman akhirnya datangi keluarga korban di desa Cijolang, kecamatan Limbangan, Garut, Jawa Barat.

“Pada pagi hari ini, saya dari TNI AD melihat langsung dan berkunjung ke rumah duka sekaligus melihat makam dari korban yang tabrak lari oleh oknum anggota TNI AD. Tentunya KSAD sampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya 2 orang korban tersebut, dan selaku pembina kekuatan KSAD akan bertanggung jawab, proses hukum berlanjut pada oknum TNI AD. Saat ini mereka-mereka juga ditahan di Pomdam,”ucap Dudung.

Baca Juga: KSAD Dudung Pastikan Hukuman Berat Menanti 3 Anggota TNI Penabrak Sejoli di Nagreg

Ke depan Dudung menjamin proses hukum untuk para oknum TNI yang telah menyebabkan hilangnya 2 nyawa Handi dan Salsa.

“TNI AD akan tunduk pada supremasi hukum menyelesaikan perkara dengan mekanisme hukum yang berlaku sesuai UU no 31 tahun 1997 peradilan militer. Kami akan mengawal proses hukumnya dengan tegas dan transparan, sesuai fakta-fakta hukum.”tegas Dudung.

Dua sejoli Handi dan Salsa mengalami kecelakaan di wilayah Nagreg, Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/12/2021).

Beberapa hari kemudian, jasad keduanya ditemukan warga di Sungai Serayu di wilayah Cilacap dan Banyumas, Jawa Tengah.

Atas kasus ini menyeret 3 nama oknum anggota TNI AD yaitu Kolonel P, Kopda DA dan Koptu AS.

Ketiganya kini ditahan dan akan diproses secara hukum sesuai peradilan militer.

Video Editor: Febi

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19