Kompas TV internasional kompas dunia

WHO Sarankan Tak Gunakan Terapi Plasma Darah Konvalesen untuk Perawatan Pasien Covid, Ini Alasannya

Selasa, 7 Desember 2021 | 08:58 WIB
who-sarankan-tak-gunakan-terapi-plasma-darah-konvalesen-untuk-perawatan-pasien-covid-ini-alasannya
Badan Kesehatan Dunia WHO hari Senin, (06/12/2021) memberi saran kuat untuk tidak menggunakan plasma darah pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 untuk merawat pasien Covid-19 yang sedang sakit, karena disimpulkan tidak membantu pasien untuk bertahan dan tidak menekan kebutuhan akan ventilator (Sumber: Straits Times via Reuters)

JENEWA, KOMPAS.TV - Badan Kesehatan Dunia (WHO) hari Senin, (06/12/2021) memberi saran kuat untuk tidak menggunakan plasma darah pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 untuk merawat pasien Covid-19 yang sedang sakit, seperti dilansir Straits Times, Selasa, (07/12/2021). 

Menurut WHO, bukti ilmiah menunjukkan, plasma darah tidak memperbaiki peluang bertahan/survival dan tidak menekan kemungkinan kebutuhan ventilator.

Hipotesis penggunaan plasma adalah, antibodi yang dikandung plasma darah pasien Covid-19 yang sudah sembuh bisa menetralisir virus corona, menghentikannya dari menggandakan diri dan mencegah kerusakan jaringan.

Beberapa penelitian yang menguji plasma darah konvalesen hasilnya menunjukkan tidak ada terlihat manfaat apa-apa saat merawat pasien Covid-19 yang sakit parah. 

Uji coba di Amerika Serikat dihentikan bulan Maret setelah ditemukan bahwa plasma darah disimpulkan tidak bisa membantu pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. 

Baca Juga: Varian Omicron Mulai Menyebar, WHO Ingatkan Dunia untuk Tak Panik

 

Badan Kesehatan Dunia WHO hari Senin, (06/12/2021) memberi saran kuat untuk tidak menggunakan plasma darah pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 untuk merawat pasien Covid-19 yang sedang sakit, karena disimpulkan tidak membantu pasien untuk bertahan dan tidak menekan kebutuhan akan ventilator. (Sumber: Antara Photo/Nova Wahyudi)

Metode ini (plasma darah konvalesen) dinilai mahal dan memakan waktu untuk melakukannya, kata WHO dalam sebuah pernyataan hari Senin.

Sebuah panel internasional rekomendasinya adalah menentang dengan kuat penggunaan plasma darah konvalesen pada pasien dengan penyakit yang tidak parah, kata WHO.

Para pakar juga menentang penggunaannya pada pasien yang sakit parah dan sakit kritis, kecuali dalam konteks uji coba acak secara random. 

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV/Straits Times



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Perjuangan 13 Murid Sd Ke Sekolah

Rabu, 26 Januari 2022 | 14:58 WIB
Berita Daerah

2 Warga Karawang Positif Omicron

Rabu, 26 Januari 2022 | 14:55 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19