Kompas TV internasional kompas dunia

AS Merasa Terancam, Pengembangan Luar Angkasa China Ternyata Dua Kali Lebih Cepat dari Mereka

Senin, 6 Desember 2021 | 09:11 WIB
as-merasa-terancam-pengembangan-luar-angkasa-china-ternyata-dua-kali-lebih-cepat-dari-mereka
Pemandangan Bumi dilihat dari luar angkasa. Foto diambil oleh astronot NASA Reid Wiseman pada 2 September 2014. (Sumber: NASA via AP)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Amerika Serikat (AS) dikabarkan merasa terancam karena pengembangan luar angkasa China lebih cepat dibandingkan mereka.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Kepala Operasi Angkatan Luar Angkasa AS, Jenderal David Thompson pada Forum Nasional Pertahanan Regan.

Menurut Thompson, perkembangan China tersebut menjadi ancaman akan melewati AS dalam kemampuuan di luar angkasa pada akhir dekade ini.

“Faktanya, pada dasarnya, rata-rata mereka membangun, mengerahkan dan memperbarui kemampuan luar angkasa  mereka dua kali lipat dari kecepatan kita,” tuturnya dikutip CNN, Senin (6/12/2021).

Baca Juga: Anggota Parlemen AS Dikecam Usai Pose Natal Pegang Senjata, Ini Sebabnya

“Jika kita tidak segera mempercepat pengembangan dan kemampuan pengiriman kita, mereka akan melebihi kita,” kata Thompson.

Ia pun menambahkan bukan mustahil hal tersebut bisa terjadi pada 2030.

Pada forum tersebut, Thompson bergabung dengan perwakilan Demokrat Tennessee, Jim Cooper, yang memimpin subkomite pasukan strategis Komite Angkatan Bersenjata DPR, yang mengawasi anggaran Angkatan Luar Angkasa.

Selain itu juga hadir Presiden dan CEO L3Harris Technologis, Chris Kubasik, kontraktor yang mengembangkan Sistem Lintas Udara dan Luar Angkasa.

Cooper pun mengiyakan, ketika ditanya apakah AS berkompetisi dengan China untuk pengembangan luar angkasa.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Desy Afrianti

Sumber : CNN



BERITA LAINNYA


VOD

Prabowo Disuntik Booster Vaksin Nusantara

Sabtu, 15 Januari 2022 | 06:09 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
06:40
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19