Kompas TV olahraga kompas sport

Gagal di BWF World Tour Finals, Praveen/Melati Berharap Hasil Lebih Baik di Kejuaraan Dunia

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:26 WIB
gagal-di-bwf-world-tour-finals-praveen-melati-berharap-hasil-lebih-baik-di-kejuaraan-dunia

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal lolos ke semifinal BWF World Tour Finals 2021. (Sumber: PBSI)

NUSA DUA, KOMPAS.TV - Indonesia kembali kehilangan wakilnya di BWF World Tour Finals 2021 setelah ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti kalah di pertandingan terakhir penyisihan grup B.

Pada hari ketiga BWF World Tour Finals 2021, Jumat (3/12/2021), Praveen/Melati yang menghadapi pasangan Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, harus menyerah dua gim langsung 11-21 dan 15-21.

Kekalahan di pertandingan penentuan tersebut membuat Praveen/Melati gagal melaju ke semifinal BWF World Tour Finals karena hanya mampu meraih satu kemenangan dan menelan dua kali kekalahan. 

Seusai pertandingan, Praveen Jordan mengatakan bahwa Tang/Tse memang lebih siap secara permainan. 

Meski telah berusaha semaksimal mungkin, Praveen/Melati tetap tak mampu mengimbangi permainan pasangan asal Hong Kong itu. 

"Hari ini memang kami lihat (pasangan) Hong Kong lebih siap dan kami juga sudah coba berjuang sebisa mungkin. Hasil ini jadi pelajaran kami buat ke depannya," kata Praveen setelah pertandingan dikutip KompasTV dari Antara

Baca Juga: Hasil BWF World Tour Finals 2021: Kalah dari Wakil Hong Kong, Praveen/Melati Gagal ke Semifinal

Lebih lanjut, Praveen mengatakan bahwa kekalahan ini menjadi evaluasi mereka untuk selanjutnya. 

Apalagi masih ada Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung bulan ini serta turnamen-turnamen lain di tahun depan yang sudah menunggu. 

Penulis : Rizky L Pratama | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV/Antara



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19