Kompas TV nasional berita utama

Kompolnas Ungkap 784 Anggota Polri Lakukan Pelanggaran Penggunaan Senjata Api

Kamis, 2 Desember 2021 | 12:30 WIB
kompolnas-ungkap-784-anggota-polri-lakukan-pelanggaran-penggunaan-senjata-api
Komisioner Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti. (Sumber: KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkap hasil sementara penelitian terhadap penggunaan senjata api oleh anggota Polri.

Hasilnya, dalam waktu 2010-2021 ditemukan 784 pelanggaran terkait penggunaan senjata api oleh Anggota Polri.

Demikian Anggota Kompolnas Poengki Indarti dalam keterangannya di Sapa Indonesia Pagi KOMPAS TV, Kamis (2/12/2021).

“Salah satunya terkait tadi, tidak pernah latihan, tidak pernah check up berkala terus penyimpanan senjata api juga kadang enggak beres, banyak yang hilang misalnya, ada 18 persen kalau kami tidak salah kasus terkait hilangnya senjata api,” ujarnya.

“Dan juga terkait misalnya yang bersangkutan ini menurut prinsip-prinsip penggunaan senjata api tidak boleh menembak tetapi menembak.”

Tak hanya itu, Poengki menambahkan dalam catatan Kompolnas ditemukan juga pelanggaran terkait penggunaan senjata secara proporsional.

Baca Juga: Temuan Baru Penembakan di Exit Tol Bintaro, Ipda OS Sempat Beri Tembakan Peringatan pada Pembuntut

“Banyak kasus yang kami temui prinsip-prinsip seperti ini dilanggar,” ucap Poengki.

“Dan yang juga kami catat ada perkap-perkap terkait penggunaan kekuatan dan hak asasi manusia, ini pada praktiknya anggota-anggota sudah banyak yang lupa.”

Poengky pun menyarankan kepada Polri agar kembali melakukan latihan-latihan berkala kepada anggotanya yang memegang senjata.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:02
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19