Kompas TV feature tips, trik, dan tutorial

Masih Bingung Memilih ASI atau Susu Formula? Ibu Harus Tahu Ini

Senin, 29 November 2021 | 21:48 WIB
masih-bingung-memilih-asi-atau-susu-formula-ibu-harus-tahu-ini
Keputusan besar yang harus dibuat ibu baru untuk nutrisi si kecil adalah memilih untuk memberi air susu ibu (ASI) atau susu formula. (Sumber: pixabay.com)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Keputusan besar yang harus dibuat ibu baru untuk nutrisi si kecil adalah memilih untuk memberi air susu ibu (ASI) atau susu formula.

Beberapa orang mungkin merasa tidak nyaman berada di dekat wanita yang sedang menyusui bayi.

Namun, jika Anda mengeluarkan sebotol susu formula, ada orang-orang yang mungkin mengkritik Anda karena tidak memberi makan bayi Anda apa yang mungkin mereka anggap sebagai "makanan yang sempurna dari alam", ASI.

Tidak peduli apa yang Anda putuskan, orang lain pasti akan memiliki pendapat. Hanya satu hal yang benar-benar penting: Pilihan mana yang tepat untuk Anda dan bayi Anda.

Menyusui

Dilansir WebMD, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan ASI sebagai nutrisi terbaik untuk bayi.

Bayi harus disusui secara eksklusif selama 6 bulan pertama, menurut AAP. Setelah makanan lain diperkenalkan, AAP mendorong para ibu untuk terus menyusui sampai bayi berusia setidaknya satu tahun, dan selama itu sesuai keinginan ibu dan anak.

Baca Juga: Ibu Perlu Tahu, Apakah Sistem Imunitas Bayi Sudah Cukup Kuat?

ASI baik untuk bayi dalam banyak hal:

  • Mengandung proporsi nutrisi yang tepat yang dibutuhkan bayi Anda, termasuk protein, karbohidrat, lemak, dan kalsium.
  • Memberikan antibodi alami yang membantu bayi Anda melawan penyakit, seperti infeksi telinga.
  • Biasanya lebih mudah dicerna daripada susu formula. Jadi, bayi yang disusui seringkali tidak terlalu banyak mengalami sembelit dan gas.
  • Dapat menurunkan risiko sindrom kematian bayi mendadak pada tahun pertama kehidupan bayi Anda.
  • Dapat meningkatkan kecerdasan anak Anda. Studi menunjukkan bayi yang disusui memiliki tingkat fungsi kognitif yang lebih tinggi.

ASI bahkan dapat membantu anak Anda di tahun-tahun berikutnya, dengan mengurangi risiko kelebihan berat badan, dan terserang asma, alergi, diabetes tipe 1 dan tipe 2, kolesterol tinggi, penyakit Hodgkin, leukemia, dan limfoma.

Hal lain yang tak kalah penting adalah ASI selalu tersedia dan gratis.

Menyusui juga baik untuk ibu.

Wanita yang menyusui memiliki penurunan risiko kanker payudara, diabetes, penyakit jantung, osteoporosis, dan kanker ovarium.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19