Kompas TV entertainment selebriti

Pilih Lahiran Secara Caesar, Nagita Slavina: Gak Mengurangi Nilai Seorang Ibu

Jumat, 26 November 2021 | 09:03 WIB
pilih-lahiran-secara-caesar-nagita-slavina-gak-mengurangi-nilai-seorang-ibu
Raffi Ahmad adakan lomba tebak tanggal lahiran Nagita Slavina dengan hadiah Rp50 juta. (Sumber: Instagram)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pasangan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tengah berdebar menantikan kelahiran anak keduanya hari ini, Jumat (26/11/2021).

Melalui Instagram @raffinagita1717, keduanya membagikan momen menjelang Nagita Slavina melahirkan.

"Bismillah, doain ya guys," tulis Raffi Ahmad.

Beberapa waktu lalu, Nagita Slavina sempat mengungkapkan keinginannya untuk melahirkan secara caesar.

"Bukan gak mau lahiran normal, sekarang kan lagi pandemi, kalau lahiran normal tuh kita gak tahu berapa jam, harus stand by di rumah sakit, harus ini itu, jadi aku lebih nyaman (caesar)" ungkap Nagita Slavina.

Baca Juga: Raffi Ahmad Siapkan Rp50 Juta Bagi yang Bisa Tebak Tanggal Lahiran Nagita Slavina

Selain karena situasi sedang pandemi Covid-19, alasan Nagita Slavina memilih untuk caesar karena mempertimbangkan pengalaman melahirkan pertamanya.

"Kalau yang kemarin itu kan mau normal tapi jadinya caesar, persiapannya malah lebih mengagetkan buat aku," tutur ibu Rafathar itu.

Menurut Nagita, meski melahirkan secara caesar masih dinilai miring oleh sejumlah kalangan, namun baginya tak mengurangi nilai dari seorang ibu.

"Banyak juga sebenernya ibu-ibu yang suka judgmental tau, 'ih kok lahirannya caesar, kok gak normal' banyak yang kayak gitu," kata Nagita.

Penulis : Dian Nita | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:05
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19