Kompas TV advertorial

Tertarik Ajukan Fintech Lending? Pahami Cara Kerja dan Risikonya!

Kamis, 18 November 2021 | 08:00 WIB
tertarik-ajukan-fintech-lending-pahami-cara-kerja-dan-risikonya
Adakami merupakan salah satu perusahaan fintech lending yang diakui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah mengantongi sertifikasi ISO 27001:2013 atau standar penerapan sistem manajemen keamanan informasi. (Sumber: Dok. Adakami)

KOMPAS.TV – Pertumbuhan peer-to-peer (P2P) lending atau fintech lending yang berkembang pesat memudahkan akses masyarakat memperoleh pendanaan.

Fintech lending adalah platform yang mempertemukan pemilik dana (lender) dengan peminjam dana (borrower) secara online. Dari sisi peminjam, aplikasi ini sering disebut pinjaman online (pinjol). Namun, ada perbedaan yang perlu diperhatikan bahwa penyebutan fintech lending adalah untuk yang terdaftar di OJK dan legal, kemudian penyebutan pinjol adalah untuk platform ilegal.

Dana pinjaman berasal dari modal pemberi pinjaman yang juga merupakan seorang investor fintech lending. Investor akan memperoleh return atau imbal hasil dari tagihan yang telah dibayarkan peminjam setiap bulan atau selama perjanjian.

Fintech lending menawarkan win-win solution bagi kedua belah pihak. Sebagai layanan keuangan, fintech lending dapat menjadi kendaraan mewujudkan inklusi keuangan di Indonesia.

Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan individu yang unbankable (belum tersentuh layanan bank), fintech lending merupakan solusi mewujudkan tujuan pinjaman yang lebih mudah untuk dilakukan.

Dengan sistem tersebut, masyarakat yang belum memperoleh layanan keuangan dari bank kini dapat mengajukan pinjaman dengan cepat dan syarat yang lebih mudah.

Baca Juga: Bulan Fintech Nasional 11.11, Penuh Promo Produk Fintech, Edukasi, Hingga Job Fair

Kendati demikian, sebelum melakukan pengajuan, peminjam juga harus memahami dan menaati aturan-aturan seperti mengisi data diri dengan benar dan membayar bunga sesuai tenor.

Selain itu, peminjam juga perlu berhati-hati dalam memilih agar tak terjebak ke dalam jerat pinjol ilegal.

Nah, sebelum mengajukan pinjaman, pahami dulu cara kerja fintech lending yang diakui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta risikonya.

Penulis : Elva Rini

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


SATU MEJA

Manuver Gaet Tokoh Populer - SATU MEJA

Kamis, 18 November 2021 | 08:33 WIB
Berita Daerah

Video Unik Satlantas Polres Bitung

Kamis, 18 November 2021 | 08:30 WIB
Berita Daerah

Polres Sitaro Gelar Operasi Zebra

Kamis, 18 November 2021 | 08:25 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
08:48
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19